Melihat Aksi Para Penerjun di Langit Bandung

Melihat Aksi Para Penerjun di Langit Bandung

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 06 Okt 2022 01:00 WIB
Aksi penerjun dalam pembukaan Liga Santri di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.
Aksi penerjun dalam pembukaan Liga Santri di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Bandung -

Sebanyak 10 penerjun turut memeriahkan pembukaan Liga Santri 2022. Para prajurit TNI itu beratraksi di atas langit Kota Bandung dan disaksikan langsung Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman.

Kompetisi bertajuk Piala KSAD Liga Santri PSSI ini dibuka di Stadion Siliwangi, Kota Bandung pada Rabu (5/10/2022). Di sela-sela pembukaan, para penerjun tiba-tiba muncul dari balik awan yang menyelimuti langit sore tadi.

Ke-10 penerjun itu terlihat melayang-layang di langit Kota Bandung. Mereka turun satu per satu dengan titik di tengah-tengah lapangan Stadion Siliwangi.


Mereka juga membawa sejumlah bendera mulai dari bendera Kodam III Siliwangi, PSSI, TNI AD, Mabes TNI, hingga terakhir bendera merah putih berukuran besar.

Akai para penerjun itupun sontak membuat decak kagum penonton yang memenuhi tribun stadion. Penonton memberikan tepuk tangan yang meriah, tidak terkecuali pimpinan mereka, Dudung Abdurachman.

Aksi penerjun dalam pembukaan Liga Santri di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.Aksi penerjun dalam pembukaan Liga Santri di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Foto: Bima Bagaskara/detikJabar

Diketahui, pembukaan sebanyak 40 tim dari seluruh Indonesia siap bersaing di kompetisi bertajuk Piala KSAD Liga Santri PSSI. Partai puncak dari kompetisi ini akan digelar di Stadion Madya, Jakarta, 22 Oktober mendatang, bertepatan dengan Hari Santri Nasional.

Dalam sambutannya, Dudung mengatakan saat ini sepak bola Indonesia sedang dalam tren positif setelah rangkaian hasil positif di beberapa ajang seperti lolos ke Piala Asia, menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 hingga mengalahkan negara dengan peringkat FIFA lebih tinggi.

"Sepak bola Indonesia perlahan bergerak maju menuju pentas yang lebih tinggi baik di Asia maupun dunia. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggaan bagi kita semua dan patut diapresiasi, upaya-upaya untuk memajukan sepak bola nasional," kata Dudung.

Didasari hal itu, Dudung menjelaskan TNI AD dan PSSI telah menggulirkan kompetisi untuk kalangan santri bertajuk Piala KSAD Liga Santri PSSI 2022.

Jenderal bintang empat ini mengungkapkan, salah satu tujuan digelarnya Liga Santri adalah untuk mencari bibit-bibit pemain muda berbakat yang bisa menjadi salah satu punggawa Timnas Indonesia.

Menurutnya kalangan santri terbukti ikut menyumbangkan pemain-pemain hebat di tubuh Timnas Indonesia seperti Evan Dimas, Nadeo Agrawinata hingga Asnawi Mangkualam.

"Kompetisi ini bertujuan untuk memberi kontribusi dan sumbangsih bagi kemajuan sepak bola nasional, sekaligus menggali bakat sepak bola andal dari lingkungan santri karena sudah terbukti dari pemain nasional mewarnai sepak bola indonesia merupakan hasil binaan lingkungan santri, seperti Evan Dimas, Asnawi Mangkualam dan Nadeo Agrawinata," ujarnya.

Aksi penerjun dalam pembukaan Liga Santri di Stadion Siliwangi, Kota Bandung.Aksi penerjun dalam pembukaan Liga Santri di Stadion Siliwangi, Kota Bandung. Foto: Bima Bagaskara/detikJabar

Dudung juga mengungkapkan, di pembukaan Liga Santri tahun ini tidak digelar pertandingan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk simpati atas tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan korban jiwa.

Selain tanpa pertandingan, Dudung juga memimpin doa bersama yang diikuti ribuan orang di Stadion Siliwangi. Doa bersama itu ditujukan untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

"Pada kesempatan ini saya selaku Kepala Staf Angkatan Darat juga menyampaikan simpati dan duka mendalam atas tragedi yang terjadi saat pertandingan sepak bola antara Arema dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan telah menyebabkan 125 orang meninggal dunia dan 323 luka luka," jelasnya.

"Sebagai ungkapan empati dan bela sungkawa maka kegiatan hari ini tidak akan dilaksanakan pertandingan namun hanya dilakukan pembukaan dan doa bersama," ujar Dudung.

(bba/orb)