Timnas Amputasi Indonesia Siap Unjuk Gigi di Turki

Timnas Amputasi Indonesia Siap Unjuk Gigi di Turki

Bima Bagaskara - detikJabar
Kamis, 29 Sep 2022 12:24 WIB
Keterbatasan fisik tak menyurutkan prestasi Timnas Sepakbola Amputasi Indonesia yang lolos ke Piala Dunia 2022. Saatnya Timnas Amputasi bertaji.
Timnas Amputasi Indonesia sudah tiba di Turki untuk berlaga di Piala Dunia Amputasi 2022. (Foto: A.Prasetia/detikcom)
Bandung -

Timnas Amputasi Indonesia sudah tiba di Turki untuk berlaga di Piala Dunia Amputasi 2022. Para pemain siap unjuk gigi membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia bisa berprestasi di ajang tersebut.

Piala Dunia Amputasi 2022 akan berlangsung di Turki pada 1-9 Oktober 2022. Sebanyak 16 tim bertanding untuk menjadi yang terbaik. Indonesia sendiri tergabung ke dalam Grup C bersama Inggris, Argentina, dan Amerika Serikat.

Pelatih Timnas Amputasi Indonesia Bayu Guntoro mengatakan, sebelum berangkat ke Turki para pemain sudah melakukan persiapan dengan matang baik itu strategi maupun melatih kemampuan tendangan bebas.


"Persiapan terakhir lebih ke fokus pemahaman taktik strategi yang dipakai nanti bukan soal permainan set piece bola mati tendangan bebas," kata Bayu kepada detikJabar, Kamis (29/9/2022).

Saat ini Aditya dan kawan-kawan sudah berada di Turki. Bayu menuturkan para pemain dalam kondisi siap 100% untuk berlaga di Piala Dunia Amputasi 2022.

"Kondisi pemain bagus, semuanya gak ada yang cedera, mental bagus semua, (pemain) bersemangat karena kan Piala Dunia," ujarnya.

Indonesia membawa 14 pemain untuk berlaga di ajang tersebut. Target tinggi juga diusung para Indonesia. "Target dari pemerintah 10 besar, tapi kalau dari para pemain sendiri ingin lebih baik lagi," ungkapnya.

Berlaga di Piala Dunia, Bayu meminta dukungan dan doa masyarakat Indonesia. Menurutnya Timnas Amputasi Indonesia sama dengan timnas lain yang perlu support dari masyarakat.

"Ya mohon dukungan dari masyarakat Indonesia, kami sama dari timnas lain ya dukung juga kami. Kami butuh dukungan lebih karena ini tim disabilitas," ujar Bayu.

(bba/yum)