Mengenal Juninho Bacuna, Pemain Curacao yang Emosian

Mengenal Juninho Bacuna, Pemain Curacao yang Emosian

Tim detikSport - detikJabar
Rabu, 28 Sep 2022 21:15 WIB
Juninho Bacuna of Birmingham City warms up ahead of the Sky Bet Championship match between West Bromwich Albion and Birmingham City at The Hawthorns, West Bromwich on Wednesday 14th September 2022. (Photo by James Holyoak/MI News/NurPhoto via Getty Images)
Juninho Bacuna. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Juninho Bacuna dikartu merah dalam laga Indonesia vs Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9/2022). Sang pemain ternyata punya catatan buruk lain.

Dalam laga kedua, pertandingan berjalan dengan tensi yang tinggi dibanding laga pertama. Total ada delapan kartu kuning dan satu kartu merah, rinciannya tiga pemain Indonesia yang dikartu kuning, dan lima kartu kuning untuk pemain Curacao yang mendapat kartu yang sama.

Tapi ada satu pemain yang dikartu merah dari kubu Cuarcao yaitu Juninho Bacuna. Ia mendapat kartu kuning kedua menyusul tekel keras kepada Marselino Ferdinan. Pemain 25 tahun itu juga bersikap agresif dengan menendang botol ke arah tribun.


Dikutip dari detikSport, tingkah Bacuna itu memantik emosi penonton yang melemparkan botol ke arahnya. Laga kemudian dilanjutkan kembali setelah gelandang bernomor punggung 7 tersebut keluar lapangan.

Yang menarik, Juninho Bacuna ternyata bukan kali ini saja lepas kontrol atas emosinya. Meski bertalenta, Bacuna tergolong pemain temperamental.

The Athletic pernah mengulasnya. Peter Hoekstra, eks pemain Timnas Belanda adalah orang yang pertama kali menemukan bakat Bacuna.

Hoekstra pertama kali melatih Bacuna pada usia sembilan tahun dan bekerja dengannya hingga level U-19 di klub Belanda Groningen.

"Dia punya bakat, tetapi juga punya amarah yang sulit dikontrol," jelasnya.

Hoekstra menyebut sanksi berat juga pernah didapatkan Bacuna. Tak tanggung-tanggung, Bacuna diskorsing sembilan laga gegara pelanggaran keras.

"Dia pernah mendapat skorsing dilarang bermain sembilan laga karena meminju rahang lawannya saat berusia 13 tahun. Dia terus mencoba mengkontrol emosinya terus," tambahnya.

Menurutnya, Bacuna benar-benar sulit mengontrol emosi. Hal bodoh bisa dilakukan jika Bacuna sudah terpancing emosinya.

"Dia bisa kehilangan akal sehat jika sudah marah. Sampai-sampai, Bacuna bisa melakukan hal-hal bodoh," tutupnya.

Juninho Bacuna sendiri pernah memperkuat tim Divisi Championship di Inggris, Huddersfield di tahun 2018. Ketika itu, dia dibeli dari Groningen seharga 2,5 juta Euro yang menjadikannya pemain Curacao dengan transfer termahal.

Bacuna selanjutnya dijual ke Rangers di musim panas 2021. Lalu di musim dingin 2022, Bacuna lanjut ke Birmingham.

Artikel ini telah tayang di detikSport dengan judul Nggak Heran Juninho Bacuna Kasar Banget Lawan Indonesia

(orb/orb)