Bahu-membahu Majukan Sepak Bola Indonesia Sejak Dini

Bima Bagaskara, Bima Bagaskara - detikJabar
Minggu, 14 Agu 2022 09:10 WIB
Ketum PSSI M Iriawan dalam kegiatan WBFC Love Superco di Bandung.
Ketum PSSI M Iriawan dalam kegiatan WBFC Love Superco di Bandung. (Foto: Istimewa)
Bandung -

Sepak bola usia muda Indonesia tengah bergelora usai Timnas U-16 menjuarai Piala AFF 2022. Ini menandakan pembinaan usia dini di Tanah Air bisa dikatakan cukup berhasil.

Namun pembinaan bagi bibit-bibit muda atlet sepak bola usia dini masih harus terus digalakkan oleh pemerintah maupun pihak swasta. Seperti yang dilakukan dalam kegiatan bertajuk 'WBFC Love Superco' di Kota Bandung pada Sabtu (13/8/2022).

Dalam kegiatan itu, anak-anak usia dini yang tergabung dalam WBFC Academy diberi pelatihan dasar-dasar sepak bola. Selain itu ada juga sesi bincang-bincang dengan salah satu pemain muda berbakat Indonesia, Ronaldo Kwateh.


Kwateh hadir untuk memberikan pengalamannya membela Timnas U-19 dan U-23. Ia juga mengikuti pertandingan eksebishi bersama anak-anak dari WBFC Academy.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan agar Indonesia mempunyai timnas yang tangguh, diperlukan pengembangan pemain sejak usia dini. Banyaknya akademi sepak bola pun menurutnya sangat membantu dalam mempercepat lahirnya para pemain berbakat.

"Inilah yang dibutuhkan buat penguatan timnas Indonesia ke depan. Kami tentunya sangat senang ada akademi sepak bola seperti WBFC yang telah secara serius membina sepak bola. Saya juga apresiasi kepada Superco," kata Iriawan dalam keterangan yang diterima detikJabar.

Pembinaan sepak bola usia dini yang dilakukan WBFC Academy tersebut juga didukung penuh pihak swasta dalam hal ini Superco. Kegiatan itu merupakan komitmen dari produsen biskuit tersebut untuk mendukung kemajuan sepak bola tanah air.

"Maka kami merasa dukungan bagi para pemain usia dini menjadi corcern besar bagi Superco," kata Kataline Darmono, CEO dari PT Khong Guan Group saat mendampingi Iriawan.

Sementara itu, Ray Manurung pemilik WBFC Academy menuturkan, dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini penting dan dibutuhkan demi kemajuan sepak bola Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi. Semoga kerja sama ini bisa terus berlanjut untuk menguatkan pengembangan usia dini di negeri ini," singkatnya.

(bba/orb)