5 Pemain Asgar yang Mentas di Sepak Bola Nasional

Hakim Ghani - detikJabar
Kamis, 12 Mei 2022 11:46 WIB
Fitrul Dwi Rustapa.
Fitrul Dwi Rustapa. (Foto: persib.co.id)
Garut -

Kabupaten Garut jadi salah satu penyumbang bakat pesepak bola terbaik di Jawa Barat. Jika disebut namanya, Garut, yang paling diingat adalah legenda Persib Bandung Zaenal Arif dan adiknya Yandi Sofyan Munawar.

Setelah itu, ada beberapa pemain bola lain yang tanpa disadari berasal dari kota kecil berjuluk 'Swiss van Java' ini. Salah satunya adalah Johan Juansyah.

Mantan gelandang Persija Jakarta yang menjadi andalan Tim Nasional saat berlaga di piala AFF 2010 lalu bersama Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales, hingga Irfan Bachdim.


Saat ini, ada beberapa pemain asal Garut lain yang diketahui bermain di kompetisi sepak bola level nasional. Beberapa di antaranya membela klub papan atas di Liga 1.

DetikJabar merangkum, setidaknya ada lima pemain asgar alias asli Garut yang bermain di kompetisi tingkat nasional. Berikut ini adalah kelima pemain tersebut:

1. Fitrul Dwi Rustapa

Fitrul Dwi Rustapa mulai menjadi pusat perhatian usai didatangkan Persib Bandung dari Persipura Jayapura belum lama ini. Siapa sangka, ternyata Fitrul merupakan orang Garut asli. Penjaga gawang berusia 27 tahun ini tercatat merupakan warga Kecamatan Bungbulang, Garut.

Fitrul bukan jebolan Diklat Persib Bandung. Karena itu, dia lebih memilih untuk menunjukan kemampuannya dengan merantau ke luar daerah. Klub profesional pertama yang dibelanya diketahui adalah Persegres Gresik United pada tahun 2017.

Bersama Persegres, dia beberapa kali dipercaya untuk tampil. Meskipun akhirnya, Persegres harus terdegradasi ke Liga 2 tahun 2017.

Fitrul kemudian bergabung dengan Persipura Jayapura di musim 2018. Selama sekitar 4 tahun membela Persipura, Fitrul baru diberi kepercayaan tampil di musim terakhirnya, Liga 1 2020-2021 lalu.

Dengan kepercayaan yang diberikan, Fitrul berhasil membuktikan. Dia menjadi penjaga gawang reguler dan tampil lebih dari 20 kali untuk Persipura.

Selama liga bergulir, Fitrul tampil apik. Dia juga menjadi satu dari beberapa kiper terbaik di Liga 1 musim lalu dengan mengumpulkan 80 penyelamatan. Hanya kalah satu poin dari kiper Persib Teja Paku Alam yang mengumpulkan 81 saves.

2. Agil Munawar

Agil Munawar merupakan bek sayap mungil yang kini menjadi andalan Persik Kediri di Liga 1. Agil juga diketahui merupakan pemain bola yang berasal dari Garut.

Menurut informasi, pemain kelahiran 9 April 1996 ini diketahui merupakan warga Kadungora, Leles, Kabupaten Garut. Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini diketahui memulai karirnya dengan Diklat Persib.

Agil seangkatan dengan Zola dan Febri Hariyadi hingga Al-Fath Fathier. Sebelum di Persib, Agil diketahui sempat bermain untuk klub Pro Duta FC Bandung.

Usai tak lagi memperkuat Persib Bandung junior, Agil memilih keluar dari Bandung dan bergabung dengan PS Tira (Persikabo 1973). Di Bogor, Agil tercatat bermain 23 kali.

Setelah itu, Agil hengkang ke Arema FC. Selama dua tahun di Arema, Agil mengumpulkan 16 kali penampilan. Dia menjadi bagian skuad 'Singo Edan' yang menjuarai Piala Presiden tahun 2019.

Dua tahun membela Arema FC, Agil memutuskan berganti kostum. Dia memilih Persik Kediri sebagai pelabuhan barunya dalam bermain si kulit bundar.

Di Persik Kediri, Agil bermain reguler dan mencatatkan 21 kali penampilan di Liga 1 musim lalu. Tahun ini, Agil dikabarkan masih akan membela Persik Kediri.

3. Asep Budi

Asep Budi merupakan warga Kecamatan Leles, Garut, yang lama berkelana di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Dia bahkan menjadi bagian dari skuad Persis Solo yang jadi juara Liga 2 tahun lalu.

Pemain yang berposisi sebagai bek tengah dan gelandang bertahan ini diketahui menimba ilmu sepak bola di klub legendaris Pelita Jaya.

Setelah itu, pemain yang akrab disapa Obing ini kemudian memulai karier profesional pertamanya bersama Persik Kediri selama satu musim di tahun 2014 dengan bermain 10 kali.

Obing kemudian beberapa kali berganti klub seperti Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, PSPS Pekanbaru hingga berlabuh di Persiraja Banda Aceh tahun 2018 lalu.

Bermain di Liga 2 bersama Persiraja, Obing menjadi pilar utama di lini pertahanan. Sempat berpindah klub ke Persita Tangerang tahun 2019, Obing kembali ke Aceh dan membela Persiraja tahun 2020 hingga 2021.

Di kompetisi musim lalu, Obing memilih hengkang ke klub Liga 2 Persis Solo. Pilihannya terbukti tepat. Obing berhasil membawa Persis Solo promosi ke Liga 1 meskipun tak banyak mendapat kesempatan tampil.

Musim ini, belum ada kabar-kabar terbaru Asep Budi akan bermain di klub mana.

4. Akbar Zakaria

Nama yang satu ini merupakan pemain yang lama membela 'Laskar Wong Kito', Sriwijaya FC. Akbar Zakaria merupakan salah satu kebanggaan warga Garut.

Akbar Zakaria merupakan pemain kelahiran Garut, 8 Juni 1993. Pemain berusia 28 tahun ini diketahui berasal dari daerah Malangbong, Garut.

Akbar tumbuh dan besar menjadi pesepak bola profesional dengan menimba ilmu di tim junior Sriwijaya FC sekitar tahun 2014 silam.

Setelah mengasah skill di tim junior, dia dikontrak tim utama Sriwijaya FC musim 2016 lalu dan bermain bersama Beto Goncalves, Adam Alis, dan Teja Paku Alam.

Setelah membela Sriwijaya FC setahun, dia merantau ke beberapa klub mulai dari Persela Lamongan, PSS Sleman, Persijap Jepara hingga terakhir membela Babel United sebelum kembali ke Sriwijaya FC tahun 2021.

5. Sehabudin Ahmad

Nama yang terakhir ini adalah pemain yang paling jadi sorotan. Sehabudin Ahmad adalah salah satu pencetak gol terbanyak kompetisi Liga 3 Nasional musim lalu.

Sehabudin merupakan pemain muda asal Garut. Dia adalah produk asli Persigar Garut. Pemain kelahiran 8 Oktober 1993 ini merupakan warga Kecamatan Samarang, Garut.

Sehabudin mengawali karier dengan membela Persigar Garut pada tahun 2014 lalu. Tidak banyak catatan yang bisa dihimpun mengenai statistiknya dalam bermain untuk Persigar Garut hingga tahun 2018.

Namun, yang pasti, Sehabudin adalah bagian dari skuad generasi emas Persigar Garut saat mereka hampir promosi ke Liga 2 pada tahun 2014 lalu. Setelah membela Persigar empat tahun, Sehab kemudian bergabung ke dengan klub Liga 3 lainnya, PSGJ Cirebon dan Persikota Tangerang tahun 2019.

Sehabudin kemudian bergabung dengan klub asal Banten lainnya, Farmel FC pada tahun 2021 bersama dua pemain asal Garut lainnya Ardi Ramdhani dan Reno Saputra.

Musim lalu adalah musim terbaiknya di kompetisi bola Tanah Air. Dia hampir membawa Farmel FC promosi ke Liga 2 sebelum dikandaskan kontestan lainnya.

Torehannya cukup mentereng. Total Sehab mengkoleksi 26 gol selama satu musim. Gol tersebut terdiri dari 17 gol yang dicetak di Liga 3 Regional Provinsi Banten serta 9 gol di Liga 3 Nasional.

Di tingkat nasional, Sehabudin menjadi pencetak gol terbanyak kedua. Torehan golnya sebanyak 9, hanya mampu dikalahkan penyerang Putra Delta Sidoarjo M Adam Malik yang mengkoleksi 12 gol.



Simak Video "Momen Anggota DPRD Garut Ngamuk, Gebrak Meja-Banting Mic saat Rapat"
[Gambas:Video 20detik]
(ors/ors)