7 Makanan Pengundang Semut hingga Kecoak di Dapur

7 Makanan Pengundang Semut hingga Kecoak di Dapur

Andi Annisa Dwi R - detikJabar
Minggu, 23 Agu 2026 06:00 WIB
Ilustrasi kecoak
Ilustrasi kecoak (Foto: Thinkstock)
Bandung -

Dapur menjadi salah satu area rumah yang paling mudah didatangi semut dan kecoak karena tersedia berbagai sumber makanan. Namun, keberadaan serangga tersebut terkadang dipicu oleh cara menyimpan bahan makanan yang kurang tepat.

Sejumlah makanan memiliki aroma atau kandungan tertentu yang sangat menarik bagi semut, kecoak, lalat, hingga serangga lainnya. Jika dibiarkan terbuka atau tidak segera dibersihkan setelah tumpah, makanan tersebut dapat menjadi pemicu serangga datang dan bahkan membuatnya menetap di dapur.

Lalu, makanan apa saja yang perlu mendapat perhatian lebih? Berikut tujuh jenis makanan yang sebaiknya disimpan dengan benar agar tidak menjadi pemancing serangga, dikutip dari Times of India (17/8):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Gula dan aneka makanan manis

Semut sangat mudah tertarik pada gula. Tumpahan gula di dekat wadah penyimpanan, sisa cairan manis yang menempel di meja, maupun permen yang dibiarkan terbuka dapat menjadi tanda bagi semut untuk mencari sumber makanan di dapur.

Karena itu, gula, permen, dan makanan manis lainnya sebaiknya ditempatkan dalam wadah yang tertutup rapat. Jika ada bahan manis yang tercecer, segera bersihkan agar tidak meninggalkan aroma atau sisa yang dapat menarik semut.

ADVERTISEMENT

2. Daging, ayam, dan ikan

Berbagai jenis daging, baik mentah maupun sudah dimasak, dapat mengundang lalat dan serangga lain. Kandungan protein serta aroma daging yang kuat membuat bahan makanan ini lebih mudah menarik perhatian serangga jika dibiarkan tanpa penutup.

Cairan dari daging atau potongan kecil yang tertinggal di meja juga bisa menjadi sumber makanan. Daging mentah sebaiknya langsung disimpan dalam kulkas, sedangkan sisa makanan dan cairan yang tercecer perlu segera dibersihkan.

3. Buah yang terlalu matang

Buah yang mulai terlalu matang juga dapat menarik serangga, terutama lalat buah. Contohnya pisang yang kulitnya mulai kecokelatan dan mengeluarkan aroma manis.

Ketika proses pembusukan dimulai, buah dapat mengalami fermentasi dan menghasilkan senyawa yang disukai lalat buah. Pisang, apel, mangga, anggur, serta buah lainnya sebaiknya diperiksa secara rutin. Buah yang masih bagus bisa disimpan di tempat yang sesuai atau dimasukkan ke kulkas, sementara buah yang mulai busuk sebaiknya segera dibuang.

4. Sisa makanan

Piring atau wadah yang masih berisi makanan dapat menjadi sasaran serangga. Aroma makanan yang tersisa, meskipun jumlahnya sedikit, tetap bisa menarik perhatian kecoak maupun lalat.

Untuk mencegahnya, makanan yang belum habis sebaiknya dipindahkan ke wadah tertutup. Makanan yang mudah rusak juga perlu segera dimasukkan ke lemari pendingin dan tidak dibiarkan begitu saja di dapur.

5. Roti dan biskuit

Bukan hanya makanan basah yang perlu diperhatikan. Roti, biskuit, dan berbagai makanan kering juga berpotensi mengundang serangga, termasuk kumbang serta ngengat makanan, terutama jika disimpan terlalu lama dalam kemasan yang sudah terbuka.

Periksa makanan kering secara berkala. Jika ditemukan lubang pada kemasan, jaring-jaring kecil, serangga, atau larva, makanan tersebut perlu diperiksa lebih lanjut. Setelah kemasan dibuka, makanan kering sebaiknya dipindahkan ke tempat penyimpanan yang kedap udara.

6. Minyak goreng dan makanan berminyak

Sisa minyak dari proses memasak maupun makanan yang berminyak juga dapat menjadi salah satu sumber makanan bagi kecoak. Percikan minyak di sekitar kompor atau sisa makanan yang tertinggal di sudut dapur dapat membuat area tersebut lebih menarik bagi serangga.

Bersihkan meja dapur dan area kompor setelah memasak. Pastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di celah, sudut, maupun permukaan lainnya. Kondisi dapur yang bersih dan tidak lembap juga dapat membantu mengurangi daya tarik bagi serangga.

7. Makanan hewan peliharaan

Makanan untuk kucing dan anjing juga tidak boleh luput dari perhatian. Pakan hewan, terutama yang berbentuk kering, umumnya mengandung bahan seperti biji-bijian, lemak, dan protein yang dapat menarik serangga.

Pakan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan diletakkan di tempat yang bersih. Setelah hewan selesai makan, remah atau sisa pakan di sekitar tempat makan sebaiknya segera dibersihkan dan tidak dibiarkan hingga malam.

Dengan memperhatikan cara penyimpanan makanan serta rutin membersihkan area dapur, sumber makanan yang dapat menarik semut, kecoak, dan serangga lainnya dapat dikurangi.

Artikel ini telah tayang di detikFood. Baca selengkapnya di sini.

(adr/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads