Kimpul tengah tenar karena seorang kreator konten membuat beragam menu makanan dari bahan dasar umbi ini. Umbi kimpul memang secara fisik mirip talas, tetapi secara tekstur mirip kentang. Meski bisa menjadi bahan dasar banyak menu, sejatinya ada cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menikmati kimpul ini.
Kimpul yang bernama ilmiah Xanthosoma sagittifolium disebut juga Talas Belitung. Bentuknya panjang-panjang dan berkulit luar seperti talas. Namun, berbeda dengan talas pada umumnya yang dagingnya berwarna putih pekat, daging kimpul punya warna putih seperti bening.
Dalam pengolahan secara sederhana, perlu diperhatikan bahwa talas ini punya kandungan kalsium oksalat yang kalau tidak benar prosedur olahannya, dapat menyebabkan rasa gatal. Bagaimana cara mengolah ubi kimpul atau talas belitung ini dengan sederhana? Simak pengalaman detikJabar ini yuk!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengupas Kulit Kimpul
Hal pertama yang dilakukan adalah mengupas kulit kimpul. Ternyata, kulit kimpul tidak sekeras talas pada umumnya. Kulitnya cenderung lebih tipis sehingga mudah dikupas.
Pengupasan dengan alat kupas kentang akan lebih memudahkan pekerjaan. Namun, disarankan menggunakan kaus tangan karet supaya tangan tidak terlalu licin ketika memegang bagian umbi yang telah terkupas. Kupas hingga bersih dan potong masing-masing ujung untuk mendapatkan bentuk yang mudah dipotong nantinya.
Potong Kecil-kecil Memanjang
Bentuk umbi kimpul yang dominan bulat memanjang memudahkan kita memotongnya menjadi beberapa bagian. Pertama, potong pada ukuran panjang tertentu. Lalu, dari potongan itu, buat empat potong kecil. Silinder dibagi empat, memanjang.
Bentuk seperti ini akan memudahkan dalam memasaknya, sebab tidak terlalu tebal. Dengan ukuran ini pula, kalsium oksalat akan lebih cepat pudar sehingga dampak gatal akan semakin tidak ada.
Rendam Dalam Air Garam
Setelah dipotong-potong, kimpul lalu direndam dalam air yang sebelumnya telah ditaburi garam. Air yang digunakan adalah air dingin. Upayakan semua potongan kimpul tenggelam dalam air garam itu. Jika tidak tenggelam, warna kimpul akan berubah menjadi sedikit lebih kusam.
Perendaman dengan air garam ini dilakukan hingga 30 menit. Setelah dirasa cukup, ditandai dengan potongan-potongan kimpul itu tidak terlalu licin, kimpul siap dimasak.
10 Menit Saja dalam Panci Tekanan Tinggi
Mengukus adalah cara terbaik untuk mematangkan kimpul. Potongan-potongan tadi masukkan ke dalam panci bertekanan tinggi (pressure cooker/presto) dengan piringan yang memisahkan air rebusan dan potongan kimpul.
Tutup panci dan biarkan hingga uap menimbulkan bunyi. Perhatikan, dari pertama bunyi hingga kimpul diduga matang sekitar 10 menit. Ukuran waktu ini menghasilkan tekstur yang tidak terlalu lembek.
Jika telah 10 menit uap berbunyi, matikan api kompor. Biarkan uap dari panci habis sebelum panci dibuka. Hasilnya, kimpul kukus siap dinikmati. Olahan kimpul seperti ini sangat mengenyangkan.
(iqk/iqk)
