Segarnya Es Doger Pereda Dahaga Murah Meriah di Bandung

Segarnya Es Doger Pereda Dahaga Murah Meriah di Bandung

Wisma Putra - detikJabar
Sabtu, 01 Agu 2026 18:30 WIB
Es doger Undang yang dijajakan di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kota Bandung
Es doger Undang yang dijajakan di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kota Bandung (Foto: Wisma Putra/detikJabar)
Bandung -

Matahari di kawasan Bandung Timur cukup terik. Meski cuaca panas, sejumlah pedagang yang mangkal di Jalan Pendidikan, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi nampak setia menunggu para pembeli.

Lebih dari 20 gerobak pedagang yang berjualan dari mulai Kampus UPI Cibiru hingga SMAN 1 Cileunyi. Ada yang berjualan cilok, cimol, lumpia basah, cakue, martabak telor, pisang karamel, minuman matcha, es kelapa muda, es jeruk, bubur campur manis dan lainnya.

Di tengah riuhnya ragam kuliner yang dijajakan, ada satu gerobak yang begitu memikat mata pembelinya seolah tak ada putusnya, datang dan pergi bergantian, yakni gerobak yang berjualan es doger.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menyiasati cuaca yang cukup terik, segelas es doger menjadi pilihan favorit masyarakat sebagai minuman segar pereda dahaga saat beraktivitas di luar ruangan.

Minuman satu ini sangat menggugah selera, karena berisikan kombinasi es serut rasa sirup strawberry dan santan yang gurih, lalu dipadukan dengan isian tape, ketan hitam dan roti tawar.

ADVERTISEMENT

Dini (21) salah satu mahasiswa mengatakan, baginya es doger terbukti efektif memberikan sensasi dingin yang instan dan membangkitkan stamina di tengah teriknya matahari yang bisa membakar kulit.

"Enak, segar saja," kata Dini disinggung mengapa beli es doger di kala cuaca panas.

Es doger Undang yang dijajakan di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kota BandungEs doger Undang yang dijajakan di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kota Bandung Foto: Wisma Putra/detikJabar

Dini sebut, dia pilih beli es doger karena itu minuman favoritnya.

"Sebenarnya suka beli es kepala atau minuman dingin lainnya, tapi kalau es doger banyak toppingnya," ujar Dini.

Sama seperti Dini, Imam (30) salah satu driver ojek online juga mengaku jika dia membeli es doger untuk meredakan cuaca panas yang dia rasakan usai mengantarkan penumpang.

"Tadi antar penumpang ke UPI, kaki sama kepala terasa panas, apalagi tangan panas banget, terus terasa haus banget," ujar Imam.

"Es doger ini enak dan segar, apalagi harganya murah, segelas gini cuman Rp5 ribuan," tambah Imam.

detikJabar juga berkesempatan berbincang dengan Undang (53), penjual es doger yang sudah berjualan sejak tahun 2024 lalu. Undang mengamini jika es doger bisa dijadikan sebagai minuman pelepas dahaga.

"Kalau kemarau ya jajan es, tapi soal laku atau tidak gimana yang di atas," kata Undang.

Undang menyebut, biasanya dia berjualan di kawasan Sindangreret Cileunyi. Berjualan di dekat Kampus UPI Cibiru ini menggantikan saudaranya sementara.

"Penjual es doger banyak, ada 10 orangan, ada yang di Cipadung sampai di Majalaya," ujar warga asli Garut ini.

Undang sebut, sebelum berjualan es doger, lamanya dia berjualan pempek-pempek tahun 90 an. Sempat pulang ke Garut dan bekerja serabutan, dia kembali ke Bandung untuk jualan es doger.

"Seporsi Rp5 ribu, sempat naik Rp6 ribu tapi malah sepi, jadi harga sekarang tetap Rp5 ribu," ujarnya.

Disinggung penghasilan sehari-hari, Undang sebut tidak tentu. "Bisa jadi Rp400 ribu, atau Rp500 ribu, gimana penjualan saja," pungkasnya.

(wip/yum)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads