Kalau Anda sedang berkunjung ke kawasan Jatinangor dan bingung mencari wisata kuliner, Anda bisa mencoba mampir ke kawasan Universitas Padjadjaran (Unpad). Di dalam kampus ini, terdapat tempat makan sate yang wajib dikunjungi, tepatnya di dekat kandang sapi Fakultas Peternakan (Fapet) Unpad.
Tempat makan ini memang belum banyak diketahui. Untuk mencapainya, dari Jalan Raya Jatinangor-Sumedang, arahkan kendaraan ke Jalan Kiara Payung. Akses masuknya berada di pintu masuk Rumah Sakit Hewan Unpad. Dari sana, lokasi hanya berjarak sekitar 1 kilometer. Anda juga bisa mencarinya melalui Google Maps dengan kata kunci "Bootcamp Fapet Unpad".
Setelah masuk, Anda cukup mengikuti jalan lurus hingga menemukan bangunan menyerupai pujasera di sisi kiri. Di tempat tersebut tersedia banyak meja dan kursi kayu yang digunakan pengunjung untuk menikmati hidangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu tiba, aroma sate dari pembakaran langsung tercium dan menggugah selera. Meski lokasinya berdekatan dengan kandang sapi, bau kotoran tidak terlalu terasa karena tertutupi oleh aroma asap sate yang khas.
Beragam menu tersedia di tempat ini, mulai dari sate maranggi sapi, sate domba, jando, sate taichan, ayam, hingga sate kelinci dan iga bakar. Selain itu, tersedia pula sop iga, gulai sapi, mi, nasi goreng, bakso, dan berbagai menu lainnya.
Karena tempatnya cukup luas dan mampu menampung hingga ratusan pengunjung, ratusan tusuk sate bisa dibakar sekaligus. Pemandangan ini tentu menggoda, terutama bagi para pencinta sate.
Salah satu pengelola Bootcamp Fapet Unpad, Ajuy, mengatakan tempat makan ini buka setiap hari.
"Setiap hari buka, buka jam 9 pagi," kata Ajuy kepada detikJabar belum lama ini.
Sate domba Bootcamp Fapet Unpad yang menggugah selera Foto: Wisma Putra/detikJabar |
Meski berada di dekat kandang sapi milik Fapet Unpad, Ajuy menjelaskan bahwa bahan baku daging tidak berasal dari lokasi tersebut.
"Daging diambil dari alumni, tapi bukan di sini, biasa ambil di Cikoneng Cileunyi," ujarnya.
Menurut Ajuy, tempat makan ini baru beroperasi selama dua tahun. Pengunjung biasanya ramai pada jam makan siang. Selain untuk mahasiswa dan dosen, tempat ini juga terbuka untuk umum.
"Baru dua tahun. Sudah banyak, awalnya memang buat mahasiswa, tapi sekarang udah banyak yang umum," ujarnya.
Jika berkunjung, salah satu menu yang wajib dicoba adalah sate domba. Sate ini dibanderol Rp4.500 per tusuk. Meski harganya sedikit lebih tinggi dibanding menu lain, ukurannya cukup besar dan dagingnya empuk.
Sate disajikan dengan irisan cabai rawit merah, bawang merah, dan tomat muda. Akan lebih nikmat jika disantap bersama nasi hangat dan siraman kecap manis. Dengan menyantap 5 hingga 10 tusuk, Anda sudah bisa merasa kenyang.
Kuliner sambil melihat sapi Foto: Wisma Putra/detikJabar |
Selain menikmati makanan, pengunjung yang datang bersama keluarga juga bisa mengajak anak-anak melihat kandang sapi yang berada di dekat lokasi. Di sana, terdapat sapi-sapi yang sedang dalam proses penggemukan dan dirawat oleh mahasiswa Fapet Unpad.
Salah seorang pengunjung, Tia, mengaku sering datang ke tempat ini, tidak hanya untuk makan, tetapi juga untuk mengajak anaknya melihat sapi.
"Sudah sering ke sini, bukan sekali saja. Satenya enak-enak," kata Tia kepada detikJabar.
"Anak juga suka lihat banyak sapi yang ada di sini," ujarnya.
(wip/yum)












































