Memastikan kondisi tubuh tetap bugar saat berkendara bukan sekadar soal istirahat cukup, tetapi juga tentang apa yang dikonsumsi. Beberapa jenis minuman diketahui dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan menekan risiko microsleep.
Microsleep adalah kondisi tertidur sesaat yang sering terjadi tanpa disadari. Di tengah tingginya intensitas kerja pengemudi, terutama angkutan umum dan ojek online, pilihan asupan yang tepat menjadi langkah preventif krusial demi menjaga fokus di jalanan.
Urgensi ini semakin terasa menyusul insiden tabrakan dua bus TransJakarta di jalur 'langit', Koridor 13 Cipulir, Jakarta Selatan. Kepolisian menyebut kecelakaan tersebut dipicu sopir yang mengantuk dan mengalami microsleep saat mengemudi.
Kasus microsleep juga menjadi perhatian serius di Bandung. Para driver ojek online di Kota Kembang kerap menghadapi risiko kelelahan ekstrem akibat jam kerja yang panjang.
Penelitian berjudul 'Faktor Risiko Microsleep pada Driver Ojek Online di Antapani Tahun 2023' oleh Reynaldi Parulian Firdaus Ariandika Nadapda, dkk. mengungkap bahwa kelelahan, jam kerja berlebih, mengemudi dini hari atau larut malam, serta penggunaan smartphone dalam waktu lama menjadi pemicu utama microsleep di Bandung.
Selain edukasi tentang pentingnya istirahat dan pengaturan jam kerja, menjaga asupan yang mendukung kewaspadaan-termasuk memilih minuman yang tepat-dapat menjadi strategi tambahan untuk membantu pengemudi tetap fokus dan aman di jalan.
5 Minuman Anti Microsleep yang Cocok Dikonsumsi Saat Bulan Puasa
1. Kopi Hitam
Kopi hitam masih menjadi pilihan paling populer untuk melawan kantuk. Kandungan kafeinnya bekerja sebagai stimulan saraf pusat dengan memblokir adenosin, yakni senyawa kimia di otak yang memicu rasa mengantuk.
Saat puasa, kopi sebaiknya dikonsumsi ketika sahur. Namun, jangan meminumnya langsung setelah makan. Beri jeda sekitar 15-20 menit sebelum waktu imsak agar penyerapannya ke dalam sistem tubuh lebih optimal.
Pastikan juga tubuh sudah cukup terhidrasi dengan minum air putih sebelumnya, karena kopi bersifat diuretik yang bisa memicu buang air kecil lebih sering. Dengan takaran yang tepat, kopi dapat membantu menjaga kewaspadaan lebih lama di siang hari.
2. Teh Hijau
Bagi yang merasa kopi terlalu 'keras' untuk lambung, teh hijau bisa menjadi alternatif yang lebih bersahabat. Minuman ini mengandung L-theanine, asam amino yang membantu menciptakan efek waspada namun tetap memberikan ketenangan.
Kombinasi kafein ringan dan L-theanine membuat tubuh tetap fokus tanpa sensasi gelisah atau berdebar saat beraktivitas. Teh hijau sangat cocok diminum saat sahur untuk menjaga energi tetap stabil sepanjang hari.
3. Air Kelapa Murni
Microsleep sering kali diperparah oleh kondisi dehidrasi. Air kelapa murni mengandung elektrolit alami seperti kalium dan magnesium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh lebih lama dibandingkan air biasa.
Minuman ini bisa dikonsumsi saat berbuka untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, atau saat sahur sebagai cadangan hidrasi. Otak yang terhidrasi dengan baik akan lebih tangguh terhadap rasa lelah dan penurunan konsentrasi.
(iqk/iqk)