7 Makanan yang Bisa Kurangi Kecemasan

Tim detikFood - detikJabar
Sabtu, 10 Des 2022 21:00 WIB
Ilustrasi dark cokelat. Foto: iStock)
Jakarta -

Gangguan kecemasan bisa membuat seseorang sulit konsentrasi. Tapi ada sejumlah makanan yang ternyata bisa meredakan kecemasan.

Dikutip dari detikSport, gangguan kecemasan ini merupakan kondisi mental yang menimbulkan gejala ketakutan, perasaan yang lebih sensitif hingga dada yang tiba-tiba terasa sesak saat cemas.

Selain dengan bantuan para ahli, mengatasi kecemasan ternyata juga bisa melalui bantuan asupan makanan yang tepat. Asupan makanan ini juga direkomendasikan untuk dikonsumsi berdampingan dengan obat yang diresepkan psikiater.

Berikut ini 7 makanan untuk meredakan gangguan kecemasan menurut Medical News Today:

1. Ikan berlemak

Ikan memiliki lemak alami yang mengandung banyak nutrisi penting. Ada omega-3 yang baik untuk menjaga kesehatan otak dan mengurangi inflamasi hingga vitamin D yang membantu menstabilkan mood.

Menurut penelitian yang dilakukan di tahun 2018 silam, beberapa partisipan dengan gejala gangguan kecemasan yang diberikan asupan omega-3 memiliki perkembangan yang lebih baik daripada yang tidak mengonsumsi omega-3. Para ahli menyarankan setidaknya mengonsumsi ikan salmon, sarden atau makarel tiga kali seminggu.

2. Telur

Sering disisihkan, kuning telur memiliki kandungan vitamin D yang tinggi sekaligus sumber protein yang baik. Telur juga memiliki kandungan asam amino yang membantu produksi serotonin.

Hormon serotonin ini dibutuhkan oleh otak untuk membantu meredakan kecemasan dan membuat perasaan lebih bahagia. Salah satu penelitian lain juga menyebutkan bahwa telur dapat memperbaiki ekosistem di dalam usus yang berperan pada pembentukan mood.

3. Dark cokelat

Melalui berbagai pengamatan panjang, para ahli merekomendasikan konsumsi dark cokelat untuk mengatasi gangguan kecemasan dan stres. Hal ini berdasarkan manfaat komponen cocoa yang dapat memperbaiki fungsi otak.

Dark cokelat juga diketahui mengandung komponen polifenol yang baik. Menurut sebuah penelitian, polifenol atau flavonoid ini dapat meredakan inflamasi pada saraf dan sel-sel otak yang mati sehingga sirkulasi darah lebih lancar dan otak terasa lebih segar.

4. Kunyit

Di Indonesia, kunyit hampir selalu ditemukan di setiap dapur-dapur rumahan. Komponen aktif pada kunyit yang bernama kurkumin ternyata tak hanya memberikan warna dan rasa untuk makanan saja.
Pada penelitian di tahun 2015, 1 gram kurkumin per hari terbukti mampu mengatasi gangguan kecemasan pada orang dewasa bahkan mereka yang mengalami obesitas. Hal ini karena kurkumin pada kunyit mampu meningkatkan DHA dan menekan kecemasan pada otak.




(yum/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork