Memanjakan Lidah di Mambo Kuliner Tasikmalaya

Faizal Amiruddin - detikJabar
Minggu, 14 Agu 2022 19:00 WIB
Mambo Kuliner Tasikmalaya.
Suasana Mambo Festival Tasikmalaya. (Foto: Faizal Amiruddin/detikJabar)
Tasikmalaya -

Jika berkesempatan bermalam minggu di Kota Tasikmalaya jangan lewatkan icip-icip beragam hidangan kuliner di Mambo Kuliner.

Mambo Kuliner adalah event khusus mingguan atau setiap malam Minggu. Di sini ratusan pedagang makanan menggelar dagangannya di sepanjang Jalan Mayor Utarya, Kota Tasikmalaya.

Jalan Mayor Utarya sendiri terletak di pusat Kota Tasikmalaya. Lokasinya di arah timur Masjid Agung Tasikmalaya.


Di jalan sepanjang kurang lebih 1 kilometer itu, dijajakan ragam kuliner. Mulai dari makanan berat sampai camilan dan minuman segar.

Pedagang kuliner khas Tasikmalaya seperti nasi tutug oncom (TO), mi bakso dan lainnya ada di Mambo Kuliner. Ada juga kuliner kekinian dan jajanan lainnya.

Suasana Mambo Kuliner cukup ramai pengunjung. Cuaca yang cerah setelah beberapa hari terakhir terus diguyur hujan, seakan menjadi kesempatan bagi masyarakat Kota Tasikmalaya untuk jalan-jalan ke Mambo Kuliner.

"Total ada sekitar 180 tenant pedagang kuliner di sini. Beragam makanannya," kata Heni pengelola event Mambo Kuliner.

Mambo Kuliner Tasikmalaya.Mambo Kuliner Tasikmalaya. Foto: Faizal Amiruddin/detikJabar

Heni mengatakan meski berada di Jalan Mayor Utarya, namun kegiatan ini sudah kadung melekat disebut Mambo Kuliner.

"Jadi awalnya pasar kuliner ini di gelar di Jalan Pemuda atau terusan dari Pasar Mambo Jalan Empang. Tapi ternyata di Jalan Pemuda kurang mendukung, akhirnya pindah ke sini," kata Heni.

Dia mengatakan event pasar kuliner itu digelar sejak tahun 2017 silam. "Setiap Sabtu kami beroperasi sejak pukul 16.00 sampai 22.00 WIB," kata Heni.

Dilihat dari sisi ekonomi, Mambo Kuliner ini menjadi simpul kegiatan ekonomi masyarakat yang cukup potensial. Perputaran uang dalam event ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Itu belum termasuk aktivitas lainnya seperti jasa parkir dan multiplier effect lainnya.

"Kalau perputaran uang kami belum menghitung pasti. Namun Alhamdulillah sejauh ini selalu ramai pengunjung," kata Heni.

(orb/orb)