Murah dan Enak! Laksa H Idrus Sukabumi yang Tak Pernah Sepi Pembeli

Siti Fatimah - detikJabar
Minggu, 14 Agu 2022 06:30 WIB
Laksa H Idrus di Jalan Pemuda Sukabumi
Laksa H Idrus di Jalan Pemuda Sukabumi (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Laksa adalah makanan berkuah yang bisa kamu temukan di beberapa wilayah di Indonesia, tak terkecuali di Kota Sukabumi. Mulanya, makanan berbahan dasar bihun ini didatangkan oleh pedagang asal China ke Indonesia.

Menariknya, di Kota Sukabumi ada salah satu pedagang yang bertahan membuat dan menjajakan laksa hingga setengah abad lamanya. Sang legenda H. Idrus mengaku sudah berjualan laksa sejak tahun 1959.

Ketika itu dia meneruskan usaha ayahnya dengan cara berkeliling (dipanggul). Di tahun ke 63 ini, ia tetap kuat berjualan bersama istri yang setia menemaninya.


"Dulu mulai jualan keliling usia 17 tahun, 50 tahun dagang keliling dan sekarang sudah buka kios di depan rumah sendiri," kata Idrus saat ditemui di kiosnya, Jalan Pemuda, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (13/8/2022).

Laksa buatannya berbeda dengan laksa lain. Kuahnya yang gurih dan kental menjadi ciri khas laksa buatan Pak Idrus. Pembuatannya pun masih menggunakan arang. Idrus bilang, arang tersebut memberikan cita rasa dan aroma yang khas pada kuah laksa.

Setiap harinya, Idrus membuka lapak dari pukul 09.00 WIB sampai 15.30 WIB. "Kadang sudah habis sebelum jam tutup," ujarnya.

Pria berusia 79 tahun itu seringkali kewalahan melayani pelanggan karena terlampau banyaknya permintaan. Selain istrinya, ia juga dibantu oleh anak dan menantunya untuk melayani pelanggan.

Tempatnya berjualan tidak memiliki nama, pelanggannya memberikan julukan sendiri. "Banyak juga yang nyebut Laksa Pemuda karena lokasinya berjualan di pinggir jalan," kata dia.

Isian laksa Pak Idrus terdiri dari bihun, toge, oncom, ketupat dan tahu kuning yang disajikan dalam kuah kuning laksa. Di atasnya ditambah kerupuk dan bawang goreng.

Laksa H Idrus di Jalan Pemuda SukabumiLaksa H Idrus di Jalan Pemuda Sukabumi Foto: Siti Fatimah/detikJabar

Beragam bahan ini menjadikan rasa laksa legit dan gurih. Apalagi ditambah dengan pulennya ketupat dan lembutnya tahu kuning. Selain itu wangi dari daun kemangi semakin menyempurnakan sajian laksa.

Soal harga sangat bersahabat, pembeli tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Pak Idrus menjual seharga Rp10 ribu untuk satu porsi laksa. Harga yang murah dibandingkan dengan rasanya yang lezat.

Laksa H Idrus di Jalan Pemuda SukabumiLaksa H Idrus di Jalan Pemuda Sukabumi Foto: Siti Fatimah/detikJabar

Keramahan Pak Idrus dalam melayani pelanggan juga menjadi salah satu alasan lapaknya ramai oleh pelanggan. Ia bersama istrinya tidak pernah luput untuk selalu tersenyum dan berucap ramah ketika melayani pelanggannya.

Pelanggan silih berdatangan ke lapak laksa Pak Idrus. Awalnya hanya satu meja, kini sudah ada beberapa meja yang selalu terisi penuh oleh pelanggan.

(yum/yum)