5 Hal Ini bisa Menarik Perhatian Ular Mendekati Rumah

Tim detikProperti - detikJabar
Senin, 21 Sep 2026 08:30 WIB
Ilustrasi ular (Foto: Freepik/soosjozsef)
Bandung -

Kemunculan ular di sekitar rumah tentu bukan pemandangan yang diharapkan. Reptil tersebut bisa berada di pekarangan, bersembunyi di sudut rumah, bahkan muncul di jalur yang biasa digunakan penghuni.

Keberadaan ular tidak selalu terjadi secara kebetulan. Lingkungan di sekitar rumah terkadang menyediakan apa yang dibutuhkan hewan tersebut, mulai dari makanan hingga tempat berlindung.

Karena itu, menjaga rumah agar tidak didatangi ular bukan hanya soal mencari cara mengusirnya ketika sudah muncul. Pemilik rumah juga perlu memperhatikan kondisi pekarangan dan bangunan agar lingkungan tersebut tidak menarik bagi ular.

Ular umumnya masuk ke lingkungan rumah untuk mencari makanan atau tempat berlindung. Beberapa jenis ular bahkan dapat membahayakan manusia sehingga keberadaannya perlu diantisipasi.

Dilansir detikProperti yang mengutip Rattlesnake Solutions, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan ular mendekati rumah.

1. Jangan Biarkan Tikus Berkeliaran

Salah satu hal pertama yang perlu diperiksa ketika ingin mencegah ular datang adalah keberadaan tikus. Tikus merupakan salah satu sumber makanan bagi banyak jenis ular. Jika lingkungan rumah menyediakan banyak tikus, area tersebut secara tidak langsung juga bisa menarik ular untuk datang mencari makan.

Karena itu, menjaga kebersihan rumah menjadi langkah penting. Jangan biarkan sisa makanan dan sampah menumpuk. Pemilik rumah juga perlu menutup tempat yang dapat menjadi sarang tikus dan mengambil langkah untuk mengendalikan populasinya jika sudah terlanjur banyak.

Dengan mengurangi sumber makanan, lingkungan rumah menjadi kurang menarik bagi ular.

2. Pekarangan Jangan Dibiarkan Terlalu Rimbun

Pekarangan yang tidak terawat juga dapat menjadi tempat yang nyaman bagi ular. Rumput dan tanaman yang tumbuh terlalu tinggi, tumpukan daun kering, hingga area yang jarang dibersihkan bisa menyediakan tempat untuk bersembunyi.

Selain menjadi tempat berlindung, kondisi tersebut dapat memberikan kesempatan bagi ular untuk mencari mangsa tanpa mudah terlihat.

Karena itu, rumput sebaiknya dipangkas secara berkala dan daun kering dibersihkan. Tumpukan barang atau material yang tidak digunakan di halaman juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama.

3. Singkirkan Genangan dan Sumber Air

Air menjadi faktor lain yang perlu diperhatikan di sekitar rumah. Kolam, genangan, atau keran yang mengalami kebocoran dapat membuat area pekarangan menjadi lebih menarik bagi berbagai hewan. Kondisi tersebut pada akhirnya juga dapat meningkatkan kemungkinan ular datang.

Pemilik rumah sebaiknya rutin memeriksa halaman untuk memastikan tidak ada genangan air yang tidak diperlukan.

Jika terdapat keran bocor atau saluran air bermasalah, segera lakukan perbaikan. Dengan mengurangi sumber air yang tidak perlu, lingkungan sekitar rumah dapat dibuat lebih tidak menarik bagi hewan liar.

4. Tutup Celah dan Perbaiki Bagian Rumah yang Rusak

Rumah yang memiliki retakan atau celah juga perlu mendapat perhatian. Bagian fondasi, dinding, maupun area lain yang mengalami kerusakan dapat menjadi akses bagi hewan untuk masuk dan mencari tempat berlindung.

Perbaikan tidak hanya bertujuan mencegah ular masuk. Celah pada bangunan juga dapat menjadi jalan bagi tikus dan hewan lain yang kemudian menjadi sumber makanan ular.

Karena itu, periksa bagian rumah secara berkala. Tutup celah atau retakan yang memungkinkan hewan masuk, terutama pada bagian yang langsung berhubungan dengan pekarangan.

5. Jangan Biarkan Area Depan Rumah Terlalu Tertutup

Area di sekitar pintu masuk rumah juga sebaiknya tidak dipenuhi benda yang menciptakan ruang tersembunyi. Pot tanaman, dekorasi, tumpukan barang, atau benda lainnya dapat membuat bagian tertentu menjadi sulit terlihat. Kondisi seperti ini bisa menjadi tempat ular bersembunyi.

Menjaga jalur menuju pintu tetap terbuka membuat penghuni lebih mudah melihat kondisi di sekitar rumah. Bukan berarti seluruh dekorasi harus disingkirkan. Jika ingin tetap menempatkan pot atau hiasan di depan rumah, benda tersebut bisa digeser sehingga tidak menciptakan ruang tertutup yang sulit diperiksa.

Artikel ini telah tayang di detikProperti.




(iqk/iqk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork