Di bulan September 2026, pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program bantuan tersebut mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako, Program Indonesia Pintar (PIP), hingga bantuan pangan beras.
Untuk mengetahui status penerimaan dan pencairan bansos terbaru, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Lalu, bagaimana cara cek pencairan bansos lewat NIK KTP? Simak panduan lengkap cara mengetahui status penerimaan dan pencairan bansos secara online berikut ini!
Cara Cek Status Bansos Pakai NIK KTP
Kementerian Sosial menyediakan layanan pengecekan data penerima bantuan sosial melalui laman resmi Cek Bansos. Masyarakat dapat mengakses layanan ini menggunakan smartphone, laptop, maupun perangkat lain yang terhubung dengan internet bermodalkan nomor NIK.
Berikut dua cara yang dapat digunakan untuk mengecek status bansos.
1. Lewat Website Cek Bansos Kemensos
Cara pertama adalah melalui situs resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial. Pada layanan ini, masyarakat dapat mencari data penerima bantuan menggunakan NIK sesuai KTP.
Berikut langkahnya:
• Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/.
• Masukkan 16 digit NIK sesuai yang tertera di KTP.
• Isi kode captcha yang tersedia pada layar.
• Klik tombol "Cari Data".
• Tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Apabila NIK tercatat dalam database penerima bansos, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima bantuan, termasuk informasi mengenai kategori desil penerima.
Informasi tersebut juga mencakup jenis bantuan yang diterima serta periode penyalurannya.
2. Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang dapat digunakan untuk mengakses informasi terkait bantuan sosial.
Aplikasi ini memungkinkan masyarakat melakukan pengecekan data sekaligus mengajukan pembaruan apabila terdapat ketidaksesuaian informasi.
Berikut cara menggunakan aplikasi Cek Bansos:
• Unduh aplikasi Cek Bansos melalui toko aplikasi resmi pada smartphone.
• Buka aplikasi Cek Bansos.
• Lakukan registrasi akun apabila belum memiliki akun.
• Lengkapi data yang diminta, seperti NIK, Nomor Kartu Keluarga (KK), dan foto KTP.
• Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
• Masuk ke menu "CekBansos".
• Isi data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP.
• Klik tombol "Cari Data".
Setelah itu, aplikasi akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan bansos. Pengguna dapat mengetahui apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan serta melihat informasi penyaluran yang tersedia pada sistem.
Masyarakat disarankan menggunakan aplikasi dan situs resmi Kemensos untuk menghindari informasi yang tidak akurat. Jangan sembarangan memberikan data NIK, foto KTP, atau nomor KK kepada pihak yang tidak dikenal.
Kenapa NIK KTP Tidak Terdaftar sebagai Penerima Bansos?
Tidak semua masyarakat yang melakukan pengecekan akan langsung menemukan namanya dalam daftar penerima bansos. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan NIK tidak muncul dalam sistem Cek Bansos Kemensos.
Data penerima bantuan sosial saat ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain itu, proses pemutakhiran dan sinkronisasi data kependudukan juga memengaruhi hasil pencarian.
Berikut sejumlah penyebab NIK KTP tidak terdaftar sebagai penerima bansos:
• Kesalahan Input NIK
Salah memasukkan satu digit dari 16 angka NIK dapat membuat sistem gagal menemukan data.
• Belum Masuk DTSEN
Data keluarga belum tercatat atau belum diperbarui dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
• Data Belum Sinkron
Perubahan alamat, status keluarga, atau informasi kependudukan belum diperbarui pada sistem Dukcapil.
• Di Luar Desil Prioritas
Umumnya, bansos diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Sehingga, desil di atas kategori tersebut tidak masuk dalam kelompok yang menjadi prioritas penerima bantuan.
• Proses Verifikasi
Usulan penerima baru masih dalam tahap pemeriksaan dan verifikasi oleh petugas terkait.
Karena itu, NIK yang tidak ditemukan di Cek Bansos tidak selalu berarti seseorang secara permanen tidak berhak menerima bantuan. Bisa saja terdapat kendala administrasi atau proses pembaruan data yang belum selesai.
Cara Mengatasi NIK Tidak Terdaftar di Cek Bansos
Jika NIK tidak muncul saat melakukan pengecekan, masyarakat dapat melakukan beberapa langkah untuk memastikan data kependudukannya sudah sesuai.
Berikut cara yang dapat dilakukan:
1. Periksa kembali kebenaran 16 digit angka NIK yang dimasukkan.
2. Pastikan data kependudukan di Dukcapil sudah sesuai dengan kondisi terbaru.
3. Datangi kantor desa atau kelurahan untuk melaporkan kendala dan mengusulkan pembaruan data.
Proses pembaruan data penerima bansos umumnya melibatkan pemerintah desa atau kelurahan sesuai mekanisme yang berlaku.
Masyarakat dapat menyampaikan kondisi ekonomi keluarga serta memastikan dokumen kependudukan yang dimiliki sudah benar.
(iqk/iqk)