5 Puasa Sunnah Bulan Muharram 2026, Lengkap dengan Jadwalnya

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Rabu, 17 Jun 2026 12:00 WIB
Foto: Getty Images/Choreograph (Konstantin Yuganov)
Bandung -

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Selain menjadi penanda pergantian Tahun Baru Hijriah, Muharram juga termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang memiliki keutamaan tersendiri di sisi Allah SWT.

Pada tahun 2026, berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Datangnya tahun baru Islam menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan amal saleh, termasuk melaksanakan puasa sunnah.

Keutamaan bulan Muharram dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW berikut:

"Sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi, dalam setahun ada dua belas bulan, darinya ada empat bulan haram, tiga di antaranya adalah Zulkaidah, Zulhijah dan Muharram, sedangkan Rajab adalah bulan Mudhar yang di antaranya terdapat Jumadil Akhir dan Syaban." (HR Bukhari dan Muslim)

Muharram bahkan disebut sebagai bulan terbaik untuk berpuasa setelah Ramadan. Hal ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW:

"Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan adalah puasa bulan Muharram dan sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam."

Hadits tersebut diriwayatkan oleh Muslim dan juga dijelaskan oleh Raghib As Sirjani dalam kitab Ihya 345 Sunnah Nabawiyah, Wasa'il wa Thuruq wa Amaliyah.

Lantas, puasa sunnah apa saja yang bisa diamalkan selama bulan Muharram? Berikut penjelasannya.

1. Puasa Muharram

Puasa Muharram merupakan puasa sunnah yang dapat dikerjakan sepanjang bulan Muharram, selain pada hari-hari yang dilarang berpuasa menurut syariat.

Tidak ada ketentuan khusus mengenai jumlah hari pelaksanaannya. Seorang Muslim dapat berpuasa sesuai kemampuan, baik satu hari, beberapa hari, maupun memperbanyak puasa selama bulan Muharram.

Keutamaan puasa ini didasarkan pada hadits Nabi SAW:

"Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan adalah puasa bulan Muharram dan sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam."

Karena keutamaannya yang besar, Muharram menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah puasa sunnah sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Bahkan, sebagian ulama membolehkan berpuasa hampir sepanjang bulan Muharram selama tidak meyakini adanya kewajiban tertentu dan tidak berpuasa pada hari yang diharamkan.

2. Puasa Tasua (9 Muharram)

Puasa Tasua dilaksanakan setiap tanggal 9 Muharram. Pada tahun 2026, 9 Muharram 1448 H diperkirakan bertepatan dengan Rabu, 24 Juni 2026.

Puasa ini dianjurkan sebagai pembeda dari tradisi puasa yang dilakukan kaum Yahudi pada hari Asyura.

Dalil mengenai puasa Tasua terdapat dalam hadits Nabi SAW:

"Sungguh, jika aku masih hidup sampai tahun depan niscaya aku akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 (Muharram)." (HR Ahmad)

Selain mengikuti sunnah Rasulullah SAW, puasa Tasua juga menjadi penyempurna ibadah puasa Asyura yang dilaksanakan sehari setelahnya.



Simak Video "Video Top 5: Dolly Parton-Yayoi Kusama Meninggal hingga Revaldo Narkoba Lagi"


(tya/tey)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork