Kapan Puasa 1 Muharram 2026? Ini Tanggal, Niat dan Keutamaannya

Kapan Puasa 1 Muharram 2026? Ini Tanggal, Niat dan Keutamaannya

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Senin, 15 Jun 2026 09:17 WIB
Lantern that have moon symbol on top with city bokeh light and blurred focus of paper cut for mosque shape background. Islamic new year concept.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Baramyou0708
Bandung -

Umat Islam akan segera menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang ditandai dengan datangnya bulan Muharram. Bulan pertama dalam kalender Hijriah ini memiliki kedudukan istimewa karena termasuk salah satu dari empat bulan haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Selain menjadi momentum pergantian tahun, bulan Muharram juga identik dengan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan, salah satunya adalah puasa sunnah Muharram. Tak sedikit umat Muslim yang bertanya, kapan puasa 1 Muharram 2026 dilaksanakan?

Lantas, kapan tepatnya puasa 1 Muharram 1448 H dilakukan? Berikut jadwal lengkap, bacaan niat, hukum, serta keutamaannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapan Puasa 1 Muharram 2026?

Berdasarkan Kalender Hijriah yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Artinya, umat Islam yang ingin menjalankan puasa sunnah 1 Muharram dapat melaksanakannya pada hari tersebut.

Dalam sistem kalender Hijriah, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam atau waktu Magrib. Dengan demikian, malam Tahun Baru Islam 1448 H telah dimulai sejak Senin, 15 Juni 2026 selepas Magrib.

ADVERTISEMENT

Selain ditetapkan oleh Kemenag, tanggal tersebut juga sejalan dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah. Meski demikian, penetapan resmi awal Muharram tetap menunggu hasil rukyatul hilal dan sidang isbat pemerintah.

Ilustrasi Puasa Arafah 9 DzulhijjahIlustrasi Puasa 1 Muharram 1448 H Foto: magnific/Magnific

Mengapa Bulan Muharram Istimewa?

Muharram termasuk salah satu dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang dimuliakan dalam Islam. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW:

"Sesungguhnya zaman telah berputar sebagaimana keadaannya pada hari Allah menciptakan langit dan bumi. Dalam setahun ada dua belas bulan, di antaranya terdapat empat bulan haram, yaitu Zulkaidah, Zulhijah, Muharram, dan Rajab."
(HR Bukhari dan Muslim)

Pada bulan-bulan mulia ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Hukum Puasa 1 Muharram

Puasa 1 Muharram hukumnya sunnah dan sangat dianjurkan. Tidak ada larangan ataupun kemakruhan untuk berpuasa pada tanggal tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:

"Sebaik-baik puasa setelah bulan Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram. Dan sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam."
(HR Muslim)

Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan berpuasa di bulan Muharram. Karena itu, umat Islam diperbolehkan melaksanakan puasa pada tanggal 1 Muharram maupun hari-hari lainnya selama bulan tersebut.

Adapun hari yang diharamkan untuk berpuasa hanyalah hari raya Idulfitri, Iduladha, dan hari-hari tasyrik.

Muslim woman in hijab raises her hands in prayer before enjoying an iftar meal at home. Quiet ritual reflects devotion, gratitude, and the meaningful pause observed before breaking fast during Ramadan evening.Ilustrasi bacaan niat puasa 1 Muharram Foto: Getty Images/golfcphoto

Bacaan Niat Puasa 1 Muharram 1448 H

Bagi Muslim yang ingin menjalankan puasa sunnah Muharram, berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shaumal Muharrami lillâhi ta'âlâ.

Artinya:
"Saya niat puasa Muharram karena Allah Ta'ala."

Niat puasa ini dapat dibaca pada malam hari sebelum fajar maupun ketika hendak menjalankan puasa sunnah Muharram.

Selain 1 Muharram, Ada Puasa Tasua dan Asyura

Selain puasa 1 Muharram, terdapat puasa sunnah lain yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram, yakni:

  • Puasa Tasua: 9 Muharram 1448 H (Rabu, 24 Juni 2026)

  • Puasa Asyura: 10 Muharram 1448 H (Kamis, 25 Juni 2026)

Puasa Asyura memiliki keutamaan besar sebagaimana hadis Nabi SAW:

"Puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang telah lalu."
(HR Muslim)

Karena itu, banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram secara bersamaan.

Bolehkah Puasa Sebulan Penuh di Bulan Muharram?

Pertanyaan lain yang sering muncul adalah apakah boleh berpuasa sepanjang bulan Muharram?

Pendakwah Buya Yahya menjelaskan bahwa tidak ada larangan bagi umat Islam untuk berpuasa sebulan penuh selama Muharram.

"Boleh puasa di bulan Muharram sebulan penuh, tidak ada larangan," ujar Buya Yahya dalam salah satu kajiannya.

Meski demikian, beliau mengingatkan agar umat Islam tidak melewatkan puasa pada tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura yang memiliki keutamaan sangat besar.

Amalan Lain yang Dianjurkan di Bulan Muharram

Selain puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan saleh selama bulan Muharram, antara lain:

  • Membaca Al-Qur'an

  • Memperbanyak zikir dan doa

  • Bersedekah kepada sesama

  • Menjalin silaturahmi

  • Memperbanyak istigfar dan taubat

  • Melaksanakan salat malam

Pergantian tahun Hijriah dapat menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperbaiki kualitas ibadah di tahun yang baru.

Demikian informasi mengenai kapan puasa 1 Muharram 2026 beserta niat, hukum, dan keutamaannya. Semoga datangnya Tahun Baru Islam 1448 H menjadi awal yang baik bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.



(tya/tey)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads