Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Simak Jadwal Lengkapnya

Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Simak Jadwal Lengkapnya

Nur Khansa Ranawati - detikJabar
Sabtu, 16 Mei 2026 17:35 WIB
Petugas melakukan pemantauan hilal di Gedung MTC Megamas, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (29/3/2025). Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal 1 Syawal 1446 H.ANTARA FOTO/Yegar Sahaduta Mangiri/wpa.
Foto: Antara Foto/Str
Bandung -

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, masyarakat mulai mencari tahu kapan sidang isbat Idul Adha 2026 akan digelar. Sidang isbat menjadi salah satu agenda penting karena menjadi penentu awal bulan Dzulhijjah 1447 H sekaligus menetapkan tanggal pasti Hari Raya Idul Adha.

Sebelum keputusan diumumkan, pemerintah melalui Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal di berbagai daerah di Indonesia.Hasil rukyatul hilal tersebut nantinya akan dibahas bersama dalam sidang isbat sebelum pemerintah menetapkan kapan Idul Adha 2026 dilaksanakan.

Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026?

Dilansir dari laman resmi MUI, sidang isbat penentuan awal Dzulhijjah 1447 H akan digelar pada Minggu, 17 Mei 2026. Sidang akan berlangsung di Auditorium H M Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jalan MH Thamrin Nomor 6, Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sidang isbat ini akan menjadi penentu kapan Hari Raya Idul Adha 2026 jatuh di Indonesia. Penetapan dilakukan dengan memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal agar keputusan yang dihasilkan lebih akurat serta dapat diterima oleh masyarakat luas.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI, Arsad Hidayat, menyebutkan bahwa sidang isbat akan melibatkan banyak unsur dari berbagai lembaga dan organisasi.

ADVERTISEMENT

Peserta sidang terdiri dari duta besar negara sahabat, Wakil Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, jajaran eselon I dan II Kementerian Agama, BMKG, Badan Informasi Geospasial (BIG), BRIN, Majelis Ulama Indonesia, organisasi masyarakat Islam, akademisi, pakar falak, Tim Hisab Rukyat Kemenag, hingga pimpinan pondok pesantren.

"Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Dzulhijjah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia," ujar Arsad Hidayat di Jakarta, Jumat (15/5/2026) sebagaimana dilansir dari laman MUI.

Berdasarkan hasil perhitungan hisab, seluruh sistem hisab sepakat bahwa ijtimak menjelang Dzulhijjah 1447 H terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00.55 WIB.

Sementara itu, saat proses rukyat dilakukan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan sudah berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3 derajat 37 menit 51 detik hingga 6 derajat 54 menit 23 detik.

Adapun sudut elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari diperkirakan berada di kisaran 8 derajat 58 menit 23 detik hingga 10 derajat 36 menit 52 detik. Data tersebut menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan kemungkinan hilal dapat terlihat di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk memastikan hasil pengamatan lebih akurat, Kementerian Agama bersama Kanwil Kemenag, Kemenag Kabupaten/Kota, Peradilan Agama, organisasi masyarakat Islam, dan berbagai instansi terkait akan melakukan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan yang tersebar dari Aceh hingga Papua Barat.

Lokasi pemantauan dilakukan di berbagai tempat strategis seperti observatorium, pantai, rooftop gedung, menara pemantauan, hingga area masjid di sejumlah daerah. Banyaknya titik pemantauan ini dilakukan agar hasil rukyat yang diperoleh semakin valid dan dapat menjadi dasar kuat dalam pengambilan keputusan sidang isbat.

"Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat," kata Arsad.

Lokasi Pemantauan Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H di Jawa Barat

Di wilayah Jawa Barat, terdapat beberapa lokasi yang akan digunakan sebagai titik pemantauan hilal awal Dzulhijjah 1447 H. Titik-titik ini menjadi bagian dari 88 lokasi rukyatul hilal yang telah disiapkan Kementerian Agama RI.

Pemantauan hilal di Jawa Barat dilakukan di sejumlah daerah yang dinilai memiliki posisi strategis untuk pengamatan hilal. Hasil pengamatan dari lokasi-lokasi tersebut nantinya akan dilaporkan dan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat nasional.

Berikut daftar lokasi pemantauan hilal awal Dzulhijjah 1447 H di Jawa Barat:

  • POB Gunung Putri Lapas II B Banjar, Jalan Pelita, Kelurahan Sukamanah, Kota Banjar

  • POB Pasir Lasih, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran

  • Kampus SMA Astha Hanas, Jalan Raya Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang

  • POB Cibeas, Kampung Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi

Demikian ulasan mengenai jadwal sidang isbat Idul Adha 2026/1447 H yang akan digelar pada Minggu 17 Mei 2026. Semoga membantu!




(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads