Daftar Bansos Cair di Bulan Mei 2026, Lengkap dengan Nominalnya

Daftar Bansos Cair di Bulan Mei 2026, Lengkap dengan Nominalnya

Tya Eka Yulianti - detikJabar
Selasa, 05 Mei 2026 09:29 WIB
Cek KJMU 2021 Tahap 2, Bakal Cair Tanggal 29 November
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Bandung -

Pemerintah kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat pada Mei 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu kelompok rentan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Sejumlah bantuan dipastikan cair secara bertahap pada bulan ini. Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), hingga bantuan beras 10 kilogram. Penyaluran dilakukan berdasarkan data terbaru yang telah diperbarui melalui sistem Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran.

Daftar Bansos Cair Mei 2026

Setidaknya terdapat empat jenis bansos utama yang mulai disalurkan sepanjang Mei 2026. Setiap program memiliki skema, nominal, serta sasaran penerima yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 2

Bansos PKH merupakan bantuan tunai yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan. Penyalurannya dilakukan dalam empat tahap setiap tahun, dan bulan Mei termasuk dalam pencairan tahap kedua (April-Juni 2026).

Penyaluran PKH dilakukan melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, serta PT Pos Indonesia.

ADVERTISEMENT

Adapun besaran bantuan PKH berbeda sesuai kategori penerima, di antaranya:

  • Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)

  • Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000 per tahap

  • Siswa SD/sederajat: Rp225.000 per tahap

  • Siswa SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap

  • Siswa SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap

  • Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000 per tahap

  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap

  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap

Bansos ini ditujukan untuk masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 berdasarkan DTSEN.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

BPNT atau yang dikenal sebagai bantuan sembako juga kembali disalurkan pada Mei 2026. Bantuan ini diberikan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan.

Dalam praktiknya, penyaluran sering dilakukan per tiga bulan sekaligus, sehingga penerima bisa mendapatkan Rp600.000 dalam satu tahap.

Saldo tersebut disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong atau agen resmi yang bekerja sama dengan bank penyalur.

Seperti PKH, BPNT juga merupakan bagian dari pencairan tahap kedua di tahun 2026.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

Selain bantuan sosial berbasis keluarga, pemerintah juga melanjutkan penyaluran bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP).

Program ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/sederajat. Bantuan PIP bertujuan untuk mencegah angka putus sekolah dan mendukung akses pendidikan.

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menyebutkan bahwa pencairan mulai dilakukan pada Mei hingga Juni 2026.

"Kalau untuk tahun ini tentu saja sekitar bulan Mei, Juni itu sudah mulai pencairannya," kata Suharti.

Berikut rincian bantuan PIP:

  • PAUD: Rp450.000 per tahun

  • SD/sederajat: Rp450.000 per tahun

  • SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun

  • SMA/SMK/sederajat: Rp1.000.000 - Rp1.800.000 per tahun

Dana bantuan ini disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank seperti BRI dan BNI.

4. Bantuan Beras 10 Kg

Bansos beras 10 kg juga kembali disalurkan pada tahun 2026 sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.

Bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu guna menjaga stabilitas konsumsi pangan. Pemerintah telah mengalokasikan sekitar 720 ribu ton beras untuk program ini.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa penyaluran akan kembali dilakukan pada 2026.

Namun, perlu diketahui bahwa bansos beras tidak diberikan setiap bulan, melainkan hanya pada periode tertentu. Selain itu, jadwal pencairannya tidak ditetapkan secara serentak di seluruh wilayah, melainkan menyesuaikan kondisi distribusi di masing-masing daerah.

Cara Cek Status Penerima Bansos Mei 2026

Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima bansos secara mandiri menggunakan NIK KTP melalui dua cara, yaitu situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.

1. Melalui Website Cek Bansos

Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id

  • Masukkan data wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)

  • Isi nama lengkap sesuai KTP

  • Masukkan kode captcha

  • Klik tombol "Cari Data"

Sistem akan menampilkan informasi status penerima, termasuk jenis bantuan dan periode pencairan.

2. Melalui Aplikasi Cek Bansos

Alternatif lainnya adalah melalui aplikasi resmi:

  • Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Play Store atau App Store

  • Registrasi menggunakan NIK dan data KTP

  • Login ke aplikasi

  • Pilih menu "Cek Bansos"

  • Masukkan data yang diminta

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan detail bantuan yang diterima.

Perlu dipahami bahwa penyaluran bansos tidak selalu dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Waktu pencairan dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan daerah dan kesiapan distribusi.

Selain itu, data penerima bansos bersifat dinamis karena pemerintah terus melakukan pembaruan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk rutin mengecek statusnya secara berkala.

Jika merasa berhak menerima bantuan namun belum terdaftar, segera lakukan pengajuan melalui pemerintah desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.

Dengan adanya berbagai program bansos yang cair pada Mei 2026 ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara merata.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Kendala Utama Penyaluran Dana PIP: Aktivasi Rekening Siswa"
[Gambas:Video 20detik]
(tya/tya)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads