Perempuan Nasyiatul Aisyiyah Garut Adakan Workshop Cerdas Bermedsos

Perempuan Nasyiatul Aisyiyah Garut Adakan Workshop Cerdas Bermedsos

Jihaan Khoirunnisa - detikJabar
Senin, 03 Okt 2022 10:57 WIB
Workshop Perempuan Bermedsos
Foto: Pemkab Garut
Jakarta -

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Garut menggelar Workshop Pengelolaan Media Sosial dengan tema 'Perempuan Cerdas Bermedia'. Kegiatan tersebut diikuti 25 peserta yang terdiri dari PDNA Garut, Pimpinan Cabang NA, Perwakilan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) tingkat daerah.

Workshop yang berlangsung di Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut pada Minggu (2/10) kemarin menghadirkan sejumlah pemateri. Mulai dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut Muksin dan Sub Koordinator Kemitraan Informasi Publik Diskominfo Garut Yanyan Agus Supianto, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Garut Ari Maulana Karang.

Kepala Diskominfo Muksin mengungkapkan materi yang ia berikan seputar cara mengoptimalkan penggunaan media sosial, baik untuk keperluan pengembangan organisasi maupun pribadi.


"Di sana kita berikan pemahaman, wawasan terkait dengan pengembangan media sosial. Kemudian bagaimana menarik manfaat yang besar dengan adanya media sosial tersebut, termasuk optimalisasinya," ucap Muksin dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2022).

Ia berharap melalui kegiatan ini para peserta yang hadir dapat memiliki kecakapan dalam hal mengelola sosial media. Terlebih mengingat peran penting media sosial di era digital seperti saat ini.

"Diharapkan dapat menjadi sarana, sarana untuk bisa mengembangkan kapasitas diri juga kapasitas organisasi dari Nasyiatul Aisyiyah," ucapnya.

Sementara itu Ketua PDNA Kabupaten Garut, Eka Komalasari mengatakan media sosial merupakan sebuah platform yang digunakan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya yaitu oleh kaum perempuan.

"Kaum-kaum perempuan itu memang banyak terutama yang di rumah, ataupun yang pekerja itu tidak lepas dengan yang namanya media sosial," katanya.

Karena itu menurutnya kecerdasan dalam bermedia sosial sangat penting dimiliki kaum perempuan. Salah satunya dengan bersikap bijak terhadap suatu informasi yang belum diketahui kebenarannya, dan berpotensi menimbulkan fitnah. Untuk itu, kata dia melalui workshop ini, para peserta diharapkan dapat cerdas dalam menggunakan media sosial.

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, kita mulai belajar bagaimana memilah, memilah berita, mana berita yang memang bisa kita sebarkan, mana berita yang (kita cari kebenarannya)," ungkapnya.

(ncm/ega)