Top! 2.600 Bal Sale Pisang Garut Diekspor Perdana ke Malaysia

Yudistira Imandiar - detikJabar
Minggu, 02 Okt 2022 13:35 WIB
Disperindag ESDM Garut Lepas Ekspor Perdana Sale Pisang  ke Malaysia
Foto: Dok. Pemkab Garut
Jakarta -

Sebanyak 2.600 bal produk sale pisang asal Kabupaten Garut diekspor perdana ke Malaysia. Ekspor itu ditandai pelepasan truk peti kemas bermuatan sale pisang oleh Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Sekdis Perindag ESDM) Garut, Ridwan Efendi di Pasar Buah Jalan Warung Peuteuy, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Sabtu (1/10).

"Hari ini kami mengadakan pelepasan ekspor perdana sale pisang ke negara sahabat ke negara tetangga Malaysia, alhamdulillah loading barang hari ini sudah selesai, dan akan siap kami untuk segera diberangkatkan menuju negara sahabat," kata Ridwan dalam keterangan tertulis, Minggu (2/10/2022).

Ia berharap ekspor perdana yang merupakan kerja sama antara Industri Kecil Menengah (IKM) asal Kabupaten Garut, pihak Eksportir PT Lestari Niaga Indani, dan Bank BJB Cabang Garut ini bisa mempermudah pengiriman produk asal Kabupaten Garut berikutnya.


"Insyaallah pengiriman berikutnya dengan komoditas yang berkelanjutan dan juga dengan kualitas yang terjamin dan terjaga, sehingga dapat memuaskan berbagai pihak yang bekerjasama dalam kegiatan ekspor ini," tutur Ridwan.

Sementara itu, Direktur PT Lestari Niaga Indani Kurniawan Seviyana berharap kolaborasi yang telah terjalin bisa berkelanjutan.

"Sehingga ini bukan sekadar hari ini kita bisa ekspor, nanti berikutnya juga berkelanjutan terus tidak lepas. Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Garut dalam hal ini pihak Indag dan juga Bank BJB yang selalu support IKM Garut," ungkap Kurniawan.

Manager Usaha Kecil Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bank BJB Cabang Garut Risman Hardiyana menambahkan pihaknya akan selalu mensupport setiap kegiatan IKM Kabupaten Garut. Ke depannya, kata dia, bank BJB akan mendorong nasabah yang memiliki produk IKM untuk bisa melakukan ekspor.

"Insyaallah ke depan ada nasabah BJB juga akan kita coba untuk dorong untuk supaya bisa melakukan ekspor juga, dan ke depannya BJB akan selalu mensupport setiap kegiatan yang ada di Kabupaten Garut," tutur Risman.

Pelepasan ekspor sale pisang merupakan tindak lanjut dari launching ekspor perdana sale pisang ke Malaysia oleh Bupati Garut yang dilaksanakan pada Senin (26/9). Sebanyak 2.600 bal sale pisang ini sedianya akan dikirimkan pada Rabu (28/9), namun karena kapal pengiriman mengalami delay pengiriman baru bisa dilaksanakan Sabtu (1/10).

(akd/ega)