Imas Yuniar, Sempat Minder hingga Raih 4 Medali di Asean Paragames

Aldi Nur Fadillah - detikJabar
Senin, 08 Agu 2022 23:00 WIB
Imas Yuniar (22) peraih empat medali di ajang Asean Para Games 2022
Imas Yuniar (22) peraih empat medali di ajang Asean Para Games 2022 (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar)
Pangandaran -

Imas Yuniar (22) membawa harum Indonesia di ajang Asean Paragames 2022. Atlet asal Pangandaran itu membawa pulang empat medali, dua medali dan dua medali perak dari cabang olah raga tenis meja.

Imas Yuniar mengikuti cabang olahraga tenis meja di kelas Single Putri di kelas T9, Double Putri, Double Mix dan Tim T9-T10 Putri (beregu).

Ia pertama kali jatuh cinta dengan tenis meja ketika duduk di bangku sekolah SMKN 1 Buahdua. Ketika itu, ia mendapati menepok bola pingpong begitu mengasyikan.


Setelah itu, ia terjun ke sejumlah perlombaan untuk atlet disabiltias dari tingkat daerah hingga nasional. Seiring berjalannya waktu, ia pun akhirnya terpilih untuk mewakili Indonesia.

Sebelum tampil ajang olahraga paralimpik paling bergensi di Asia Tenggara itu, Imas menjalani karantina selama delapan bulan. Fisik dan mentalnya digembleng.

"Setiap hari fisik, latihan dan main," ucap Imas kepada detikJabar.

Ia pun mengaku sempat minder ketika mengikuti ajang internasional tersebut, namun kegugupannya berhasil ia taklukkan.

"Awalnya saya tidak berharap juara, karena sudah minder berasal dari daerah, namun semangat dari para pelatih terus membara," katanya.

Kini usai meraih empat medali, Imas masih tetap memupuk asa untuk mendapatkan panggilan negara dan berjuang di ajang internasional lainnya.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa dipanggil kembali membawa nama Indonesia ditingkat nasional, khususnya pada ajang Asean Paragames," ujar Imas.

Imas Yuniar (22) peraih empat medali di ajang Asean Para Games 2022Imas Yuniar (22) peraih empat medali di ajang Asean Para Games 2022 Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar

Berencana Berwirausaha

Perempuan berusia 22 tahun tersebut berencana ingin membuka usaha atau berwirausaha. Saat DetikJabar berbincang dengan Imas, dirinya mengakui bingung mau kuliah atau tidak. Karena berkaitan dengan biaya yang harus ditempuh tidaklah kecil.

"Kalau ada beasiswa pengen meneruskan lagi sekolah," kata Imas.

Imas mengatakan, bahwa hadiah yang dia menangkan hasil Asean Paragames ingin digunakan untuo berwirausaha. "Pengen berwirausaha, berjualan atau dagang," katanya.

Saat ini Imas tinggal bersama Wahyu di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran. "Saya tinggal bersama kang Wahyu dia ketua NPCI Pangandaran. Orang tua cerai, ibu kerja sebagai TKW di Arab dan bapak kerja di Jakarta," ucap Imas.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pangandaran Agus Nurdin mengatakan, terkait pemberian uang kadedeuh atau tanda terimakasih kepada Imas.

"Kami sudah siapkan anggaran Rp 100 juta, nanti kan akan dibagikan juga untuk official dan pelatih, kita bagi dua. InsyaAllah mungkin Rp 50 juta akan kami berikan," ucapnya.

Masih dikatakan Agus, untuk beasiswa pihaknya akan mengkaji dulu terkait dengan anggaran. "Apakah nantinya uang pemberian pemkab akan dibuat beasiswa semua, atau kita bagi dua, nanti akan dikaji dulu," kata Agus.



Simak Video "Begal Dikeroyok Warga di Bandung, Disebut Sempat Todongkan Pistol"
[Gambas:Video 20detik]
(yum/yum)