Kepolisian membeberkan temuan baru atas kasus mayat dalam karung di Desa Cibaregbeg, Cianjur. Korban yang kondisinya sudah nyaris berupa tulang-belulang itu teridentifikasi sebagai anak perempuan berumur sekitar 10 tahun.
Dalam kasus ini, polisi akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
Dari informasi, Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Bagus Panuntun mengatakan, mayat tersebut berjenis kelamin perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Iya perempuan, usianya diperkirakan 10 tahun," kata Bagus, Rabu (14/10).
Bagus mengungkapkan pihaknya masih belum mengetahui identitas korban. "Untuk identitasnya masih misterius," kata dia.
Menurut Bagus, pihaknya akan segera melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. Pasalnya, pada leher jenazah tersebut ditemukan dua tali yang menjerat.
"Ada dua jeratan di leher. Makanya kami akan memastikan melalui autopsi, kematiannya akibat jeratan tersebut atau ada penyebab lain," ungkapnya.
Kronologi kejadian ini, warga Desa Cibaregbeg, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan mayat yang nyaris tinggal tulang-belulang terbungkus dalam karung, Minggu (11/10) petang.
Awalnya warga mencium bau bangkai dalam kurun waktu sepekan terakhir. Merasa terganggu dengan bau menyengat, warga pun mencari sumbernya yang ternyata berasal dari sebuah karung.
"Begitu karungnya dibuka, ternyata ditemukan mayat yang nyaris tersisa tulang belulang," ujar Beben (47), warga setempat.
(wip/yum)
