Perkelahian sengit menggunakan senjata tajam (sajam) melibatkan dua orang pria terjadi di Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Akibat duel berdarah tersebut, kedua pelaku mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Insiden berdarah itu terjadi di sebuah rumah warga di Kp. Gandasoli RT 01 RW 06, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi. Pihak yang terlibat duel diketahui berinisial Y (25) warga Kp. Gandasoli dan SA (35) warga Kp. Manglayang.
Kapolsek Cireunghas Iptu Hendrayana membenarkan adanya peristiwa pertikaian bersenjata tajam tersebut. Informasi awal diterima pihak kepolisian setelah warga melaporkan adanya perkelahian dua pria di lokasi kejadian.
"Informasi awal yang kami terima, peristiwa tersebut berawal dari perselisihan antara kedua belah pihak. Dalam rangkaian kejadian, SA diduga mendatangi rumah Y dan menantangnya," kata Hendrayana saat dikonfirmasi detikJabar, Senin (12/10/2026).
Lebih lanjut, tantangan SA tersebut memicu amarah hingga situasi di lokasi dengan cepat memanas. Tanpa terelakkan, duel menggunakan senjata tajam pun pecah di antara keduanya.
"Akibat perkelahian menggunakan senjata tajam tersebut, Y dan SA sama-sama mengalami luka berat. Keduanya langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif," jelasnya.
Anggota Polsek Cireunghas dan Unit Inafis Satreskrim Polres Sukabumi Kota langsung meluncur ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan bukti-bukti, serta memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi.
"Kronologi ini masih merupakan informasi awal. Kami masih mendalami lebih lanjut melalui pemeriksaan saksi-saksi, saksi kunci, serta bukti-bukti di TKP," jelasnya.
Antisipasi Potensi Konflik Susulan
Guna mencegah gejolak dan potensi bentrokan susulan antarwarga pascainsiden tersebut, Polsek Cireunghas bergerak cepat menggelar rapat koordinasi bersama Camat Cireunghas, Kepala Desa Cipurut, hingga para Ketua RT dan Kepala Dusun dari Kp. Gandasoli dan Kp. Manglayang.
"Kami mengundang seluruh unsur pemerintahan desa dan tokoh kewilayahan untuk meredam situasi di masyarakat. Kami mengimbau warga agar tetap tenang, tidak terprovokasi isu-isu yang belum jelas kebenarannya, serta tidak melakukan aksi balasan," tegasnya.
Ia menekankan agar seluruh lapisan masyarakat memercayakan penuh penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri.
"Situasi di lokasi saat ini terus kami pautau dan koordinasikan bersama pihak kecamatan dan desa demi memastikan kamtibmas tetap aman dan kondusif," pungkasnya.
(yum/yum)