Begini Kondisi Kakek dan 2 Pria Adu Carok gegara Asmara di Sampang

Begini Kondisi Kakek dan 2 Pria Adu Carok gegara Asmara di Sampang

Kamaluddin - detikJatim
Minggu, 26 Jul 2026 14:30 WIB
Kondisi kakek yang adu carok bareng 2 pria di Sampang
Kondisi kakek yang adu carok bareng 2 pria di Sampang/Foto: Istimewa
Sampang -

Tiga orang yang terlibat duel berdarah di Dusun Jablung, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, sempat menjalani perawatan medis di Puskesmas Banyuates sebelum dibawa ke Mapolres Sampang. Ketiganya mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, ketiga orang tersebut dirawat sesaat setelah kejadian. Setelah kondisi mereka membaik dan tingkat kesadarannya pulih, ketiganya langsung dipindahkan ke Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Kemarin (pasca-kejadian) sempat dirawat di Puskesmas Banyuates. Namun setelah dirawat dilimpahkan ke Polres," kata Eko kepada detikJatim, Minggu (26/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, pemindahan ketiga orang yang terlibat juga dilakukan demi alasan keamanan. Polisi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan karena massa mulai berdatangan ke Polsek Banyuates.

ADVERTISEMENT

"Jadi menurut Kapolsek, ke tiga pelaku sudah dikirim ke polres mengingat massa banyak di polsek demi keamanan ke tiganya," ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut, korban berinisial S (60) mengalami luka cukup serius di beberapa bagian tubuh. Ia mengalami luka pada tangan kanan dan kepala bagian belakang.

Sementara itu, dua pria lainnya juga mengalami luka akibat perkelahian tersebut.

"Sedangkan HR mengalami luka tangan sebelah kanan, sementara H mengalami luka paha kanan juga siku sebelah kanan akibat terjatuh," tandasnya.

Sebelumnya, peristiwa carok kembali terjadi di Kabupaten Sampang, Madura. Seorang kakek berinisial S (60) terlibat duel berdarah melawan dua pria, H (44) dan HR (51), di sebuah bengkel di Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Jumat (24/7/2026) malam. Ketiganya sama-sama mengalami luka akibat perkelahian menggunakan senjata tajam.

Menurut Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, perkelahian dipicu rasa sakit hati HR yang tidak merestui hubungan asmara antara korban dengan ibunya. Sebelum duel terjadi, S dan HR sempat terlibat cekcok hingga berkelahi menggunakan kayu setelah diduga terjadi tabrakan sepeda motor, namun sempat dilerai warga.

Setelah peristiwa itu, HR mendatangi sepupunya, H, dan menceritakan kejadian tersebut. Keduanya kemudian mengambil celurit untuk mencari S. Mereka akhirnya bertemu kembali di sebuah bengkel di Desa Masaran, tempat perkelahian bersenjata tajam kembali pecah. Polisi menyebut HR dan H menggunakan celurit, sedangkan S menggunakan parang.

Akibat kejadian tersebut, S mengalami luka di tangan kanan dan kepala bagian belakang. Sementara HR terluka di tangan kanan, sedangkan H mengalami luka di paha kanan dan siku kanan. Polisi mengamankan pakaian berlumuran darah, senjata tajam, serta kendaraan yang digunakan para pelaku. Ketiganya sempat menjalani perawatan medis sebelum diamankan ke Polres Sampang untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads