Seorang pria bernama Yogi Sarapudin (35), ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Yogi sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh keluarga kepada pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima detikJabar, korban yang diketahui berprofesi sebagai pengemudi taksi online yang belakangan terakhir tidak dapat dihubungi oleh keluarga maupun rekan usai menerima permintaan mengantar penumpang.
Menurut Ari Prabawa (27), salah satu rekan korban menyampaikan bahwa Yogi sebelumnya telah hilang sejak Kamis (8/10) usai diduga menerima orderan fiktif dari aplikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hari Kamis jam 8 malam dia dilaporin (hilang). Tapi terakhir bikin status WhatsApp itu dia lagi di Galian. Dan diindikasi itu orderan fiktif. Jadi memang ada beberapa orderan di aplikasi In Drive. Itu kayak udah keterima terus di-cancel kayak nyari mangsa gitu. Aku gak tau si Bogin (Yogi) ini dapat orderan itu," ujar Ari, Minggu (11/10/2026).
Ari menyampaikan, korban saat itu mendapatkan orderan ke area galian yang berada di area kaki gunung Tampomas. Namun, selepas itu Yogi tidak ada lagi kabar hingga dinyatakan hilang, dan baru ditemukan pada hari ini.
"Jadi dia ke galian katanya sore tuh. Pas malam jam 8 malam tuh istrinya nyari-nyari. Mungkin sudah firasat. Ya sama temen-temen juga ikut nyari. Cuman masih berpikir positif lah kemana gitu. Nah pas besoknya masih belum ada kabar sampe sore," katanya.
Sementara itu, Polres Sumedang berhasil mengungkap di balik adanya laporan orang hilang atas nama Yogi. Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan bahwa Yogi merupakan korban dari kejahatan.
Awang menjelaskan, Tim Unit Respons Cepat (URC) Satreskrim Polres Sumedang kini telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam hilangnya Yogi. Kedua orang tersebut berinisial AD (30) dan MIN (17).
"Tim URC Resmob Satreskrim Polres Sumedang telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pengemudi transportasi online," kata Awang.
Awang membenarkan bahwa jasad korban ditemukan dalam keadaan terkubur di area perkebunan teh Cisoka. Usai membongkar kuburan, pihaknya langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung untuk dilakukan autopsi.
"Keduanya membawa jasad korban ke kawasan Citengah untuk dikuburkan. Jenazah korban ditemukan terkubur pada kedalaman sekitar satu meter di kawasan Cisoka, Kabupaten Sumedang. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian," ungkapnya.
Awang belum bisa menyampaikan secara rinci kronologi, maupun motif dalam kasus ini. Pihaknya mangaku masih melakukan pendalaman untuk membongkar kasus tersebut secara utuh.
"Penyidik masih mendalami motif, peran masing-masing pihak, serta melengkapi alat bukti," pungkasnya.
