Teror Pria Ngaku Personel Polres dan BNN Bikin Takut Warga Garut

Teror Pria Ngaku Personel Polres dan BNN Bikin Takut Warga Garut

Hakim Ghani - detikJabar
Sabtu, 10 Okt 2026 10:14 WIB
Pria yang ngaku-ngaku jadi petugas BNN-Polres Garut.
Pria yang ngaku-ngaku jadi petugas BNN-Polres Garut. (Foto: Istimewa)
Garut -

Viral aksi sekelompok pria mendatangi rumah warga di Kabupaten Garut dan mengaku sebagai personel Polres Garut hingga BNN. Tingkahnya yang mencurigakan membuat warga merasa curiga.

Peristiwa ini diketahui oleh publik usai aksi tiga orang lelaki tersebut diunggah melalui Instagram oleh korbannya. Dalam video berdurasi lebih dari 1 menit itu, terlihat jika salah satu pria merangsek masuk ke rumah dan mengaku aparat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Abdi ti BNN bu. Di Narkoba," ungkap lelaki bermasker itu, saat pemilik rumah memastikan statusnya adalah anggota BNN atau Polres Garut.

Lelaki bermasker putih itu kemudian hanya berkutat di depan pintu. Menurut pemilik rumah yang bernama Puri Pebri Purnamasari itu, pria itu gelagapan saat ditanya surat perintah dan maksud kedatangannya ke sana.

ADVERTISEMENT

"Pada hari Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 13.30 WIB, kediaman saya didatangi oleh seorang pria yang mengaku bernama Indra dari Satuan Narkoba Polres Garut dan BNN. Kedatangan tersebut tanpa maksud dan tujuan yang jelas," kata korban.

"Ketika saya meminta pertunjukan Surat Perintah, sesuai prosedur hukum, yang bersangkutan justru memanggil segerombolan rekannya yang menunggu di luar. Sikap, kriteria, maupun etika yang ditunjukkan sangat jauh dari standar profesionalisme pengayom masyarakat," katanya menambahkan.

Menurut Puri, peristiwa ini tak sekali saja terjadi di lingkungannya. Sekitar dua bulan silam, rumah Ketua RT di tempat tinggal Puri, di Desa Tarogong, Kecamatan Tarogong Kidul, pernah didatangi pria lainnya yang mengaku polisi.

"Ada oknum yang mengatasnamakan anggota Resmob Polres Garut (mengaku bernama Azis) berujung pada tindakan penganiayaan terhadap warga," katanya.

Puri berharap agar kejadian ini diusut oleh pihak berwajib, agar masyarakat tidak terus-menerus diteror rasa takut didatangi para pria yang mengaku sebagai aparat keamanan negara itu.

Terkait hal tersebut, kedua belah pihak yang terseret, BNN dan Polres Garut buka suara. Mereka kompak membantah jika orang-orang tersebut merupakan bagian dari mereka.

"Kami tentunya akan segera melakukan verifikasi dan klarifikasi. Namun, kami pastikan bahwa orang yang ada di video tersebut bukan petugas atau pegawai BNN Garut," ungkap AKBP Hery Sudrajat selaku Kepala BNN Kabupaten Garut.

Sementara pihak Polres Garut juga membantah jika ketiga orang yang ada dalam video itu merupakan personel mereka. Selain itu, Polres Garut pun akan meringkus ketiga orang tersebut, karena terindikasi merupakan polisi gadungan.

"Saat ini masih dalam pencarian. Yang jelas, orang tersebut bukan personel Polres Garut," ucap Kasi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adi, kepada detikJabar, Sabtu, (10/10/2026).

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads