Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Garut diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal. Penganiayaan diduga dipicu teguran anak sang nenek yang menegur para pelaku saat menggeber knalpot mobil di malam hari.
Kabar tersebut menghebohkan warganet usai video detik-detik penganiayaannya beredar di media sosial sejak Minggu (4/10/2026). Video berdurasi hampir 10 menit itu menampilkan aksi tiga orang pria yang menghampiri rumah korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam video tersebut, terlihat tiga orang pria menerobos rumah dan melakukan tindakan kekerasan. Aksi penganiayaan dilakukan menggunakan tangan kosong hingga helm terhadap korban.
"Tolong pak... ibu saya dipukul sampai berdarah gini," ucap pria yang diduga menjadi korban dalam video tersebut.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra membenarkan kejadian tersebut. Herman menjelaskan bahwa kejadian ini berlangsung pada akhir September 2026 lalu, tepatnya Rabu (23/9) malam.
"Benar kami menerima laporan terkait dugaan kasus tersebut. Kejadiannya pada hari Rabu sekitar jam 20.30 WIB di Kampung Babakan Karang Mulya, Kelurahan Sukajaya, Tarogong Kidul," kata Herman, kepada detikJabar, Senin, (5/10/2026).
Herman menuturkan, berdasarkan keterangan korban, kejadian berawal saat pelaku tengah memanaskan mesin mobil di belakang rumah korban. Namun, suara yang ditimbulkan membuat keluarga korban tidak nyaman karena terdapat seorang anak yang sedang sakit di dalam rumah.
Korban kemudian menegur para pelaku. Namun, teguran tersebut malah membuat para pelaku emosi dan memicu ketegangan. Pelaku kemudian mendatangi rumah korban dan melakukan penganiayaan.
"Pelaku melakukan pemukulan terhadap dua orang korban," katanya.
Herman menambahkan, saat ini kasusnya sedang ditangani oleh pihaknya. Identitas para pelaku juga sudah dikantongi, dan saat ini sedang dalam pengejaran personel Tim Sancang Sat Reskrim Polres Garut.
"Untuk terduga pelaku sedang dalam pengejaran. Kasusnya sedang dalam penanganan kami," pungkas Herman.
Simak Video "Video: KLH Usut 19 Perusahaan Terkait Kebakaran Lahan 11 Ribu Hektare "
[Gambas:Video 20detik] (mso/mso)
