Pakaian Terakhir Mayat Mr X yang Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Pakaian Terakhir Mayat Mr X yang Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Kamis, 01 Okt 2026 10:23 WIB
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana menunjukan pakaian dan celana korban.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana menunjukan pakaian dan celana korban. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Satreskrim Polres Sukabumi menunjukkan dokumentasi pakaian yang dikenakan jasad pria tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan tewas membusuk terbungkus karung di bawah jembatan Tol Bocimi KM 69, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.

Pakaian tersebut kini menjadi petunjuk kunci kepolisian untuk mengungkap identitas korban di tengah rusaknya sidik jari dan wajah jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana didampingi jajarannya memperlihatkan lembaran foto bukti identifikasi pakaian korban di Mapolres Sukabumi. Tampak jelas kondisi pakaian yang sempat melekat pada jasad korban saat dievakuasi dari dasar jurang sedalam 7 meter tersebut.

Pakaian atas yang dikenakan korban merupakan kaus putih bergambar kepala Barong khas Bali berukuran cukup besar di bagian tengah dada.

ADVERTISEMENT

Kondisi kain kaus terlihat sudah robek, compang-camping di bagian tepinya, serta kusam kecokelatan akibat cairan pembusukan jenazah.

Sementara untuk bawahan, korban mengenakan celana training panjang berwarna hitam. Celana tersebut memiliki motif garis-garis tipis horizontal dengan dua garis (lis) vertikal berwarna kuning di sisi luar bagian samping kaki.

"Petunjuk paling terlihat sekarang hanya menggunakan kaos warna putih bergambar barong bertuliskan Bali, dan celana training hitam berlis kuning," kata Dudi saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Dudi menerangkan, selain pakaian tersebut, penyidik tidak menemukan petunjuk lain pada fisik korban. Tubuh korban bersih dari tanda khusus seperti tato, serta tidak mengenakan perhiasan cincin ataupun kalung.

Kondisi jenazah yang sebagian kepalanya sudah menjadi tengkorak membuat metode identifikasi visual wajah nihil.

Oleh karena itu, publikasi detail pakaian ini diharapkan dapat membantu keluarga atau kerabat yang merasa kehilangan kontak dengan korban untuk segera mengenali ciri-cirinya.

"Kami mengimbau masyarakat luas yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri mengenakan pakaian tersebut untuk segera melapor ke Satreskrim Polres Sukabumi atau kantor kepolisian terdekat," pungkas Dudi.

(sya/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads