Diduga Sering Malak, Pria di Cibiru Bandung Berakhir Dikeroyok

Diduga Sering Malak, Pria di Cibiru Bandung Berakhir Dikeroyok

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 24 Sep 2026 12:43 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Bandung -

Aksi pengeroyokan terjadi di kawasan Bundaran Cibiru, Jalan AH Nasution, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Rabu (24/9) sore. Seorang pria berinisial DS menjadi sasaran amuk massa yang diduga dilakukan oleh sekelompok pengamen jalanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, DS diduga merupakan sosok yang kerap beraktivitas di kawasan Bundaran Cibiru. Sementara itu, para pelaku pengeroyokan diketahui merupakan sekelompok pengamen yang mengenakan atribut anak punk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Telah terjadi tindak pidana pengeroyokan terhadap DS yang diduga dilakukan oleh sekitar 8 orang pengamen jalanan yang mengakibatkan luka berat di bagian kepala korban," kata Kapolsek Panyileukan AKP Anang Suryana dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026).

Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius pada bagian kepala dan wajah. "Luka dibagian kepala dan muka," ujarnya.

ADVERTISEMENT

"Korban dibawa ke Rumah Sakit Ujungberung oleh Unit QR untuk penangana pengobatan pertama," tambahnya.

Usai beraksi, para pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi terkapar di pinggir jalan. Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman terkait motif pengeroyokan tersebut. Dugaan sementara, aksi ini dipicu tindakan pemalakan yang kerap dilakukan korban.

"Menurut warga, korban pengeroyokan adalah pelaku pemerasan yang sering dilakukan terhadap para pengamen ataupun pedagang kaki lima di sekitar Bunderan Cibiru. Korban selalu kasar dan melakukan tindakan ke setiap orang kalau tidak dikasih uang ataupun makanan," jelasnya.

"Dimungkinkan ada dendam dari pelaku terhadap korban yang sering memeras uang hasil ngamen di sekitar Bunderan Cibiru," pungkasnya.

(wip/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads