Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi Ditetapkan Tersangka

Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi Ditetapkan Tersangka

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 01 Sep 2026 20:42 WIB
Ilustrasi penangkapan, ilustrasi borgol
Foto: Ilustrasi (A.Prasetia/detikcom)
Sukabumi -

Polisi resmi menetapkan oknum wartawan berinisial A yang nekat mengamuk dan meneror kepala sekolah di SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, sebagai tersangka. Pelaku yang juga terbukti positif mengonsumsi sabu tersebut kini telah mendekam di balik jeruji besi.

Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaeni, mengonfirmasi peningkatan status hukum terduga pelaku setelah jajarannya melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan alat bukti yang cukup.

"Iya sudah naik (status menjadi tersangka) dan sekarang ditahan," kata Kompol Aguk Khusaeni saat dikonfirmasi detikJabar, Selasa (1/9/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aguk menjelaskan, dari hasil penyidikan, tindakan yang dilakukan oleh tersangka murni merupakan bentuk tindakan premanisme dengan memanfaatkan statusnya sebagai insan pers. Pelaku kerap memaksa meminta jatah uang bulanan kepada pihak sekolah dan mengancam akan membuat pemberitaan negatif jika permintaannya tidak dituruti.

ADVERTISEMENT

"Motifnya premanisme berkedok pers. Meminta uang jatah bulanan, karena nggak dikasih marah-marah dan mengancam akan menaikkan berita temuan-temuan dia," tegas Aguk.

Akibat perbuatannya, tersangka disangkakan Pasal 483 KUHP dan Pasal 448 KUHP juncto Pasal 126 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara.

Sebelumnya, aksi emosional tersangka sempat terekam kamera dan viral di media sosial. Pelaku yang mendatangi sekolah seorang diri ngamuk hingga merampas ponsel milik salah seorang guru karena tidak diberi uang tunai yang dimintanya.

Tak hanya melakukan pemerasan dan intimidasi, dari hasil tes urine yang dilakukan Polsek Sukaraja bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK), tersangka juga terbukti positif mengonsumsi zat psikotropika jenis amphetamine.



(dir/dir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads