'Pak Ogah' di Banjar Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

'Pak Ogah' di Banjar Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan

Dadang Hermansyah - detikJabar
Jumat, 07 Agu 2026 11:31 WIB
Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan Foto: (Getty Images/ilbusca)
Banjar -

Warga di sekitar Jalan Nasional Siliwangi, tepatnya di kawasan Ciaren, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria yang tergeletak di dekat warung pada Jumat (7/8/2026) pagi.

Korban teridentifikasi bernama Asep Dawus, yang sehari-hari bekerja sebagai pengatur lalu lintas atau 'pak ogah' di pertigaan Lapangan Golf BBWS Banjar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jasad Asep pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri, Elom, saat hendak pergi ke warung. Ia mendapati suaminya sudah dalam kondisi terbujur kaku dengan luka di bagian perut.

Mendapat laporan tersebut, petugas Inafis Satreskrim Polres Banjar langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar jenazah.

ADVERTISEMENT

Kasat Reskrim Polres Ciamis, Iptu Pramono Adi Sayang Buana, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan intensif. Adi menyatakan bahwa pria tersebut diduga kuat merupakan korban pembunuhan karena adanya luka fisik yang mencurigakan.

"Diduga korban pembunuhan. Ya, diduga korban pembunuhan. Ditemukan luka luar kan gitu ya. Luka luar di bagian perut, ada dua lubang gitu kan, yang diduga akibat perbuatan orang kan gitu ya," ungkapnya.

Selain dua luka di tubuh korban, petugas juga menemukan benda tajam di sekitar lokasi kejadian yang kini telah disita sebagai barang bukti.

"Ada (benda tajam). Ada di sekitar TKP, tapi semua itu nanti pendalaman dulu, Yang jelas, diduga pembunuhan," katanya.

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses otopsi guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.

"Namun untuk memastikan itu semua, saat ini sedang proses otopsi di rumah sakit," jelas Pramono.



(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads