Identitas Dikantongi, Polisi Kejar Pengeroyok Irvan Apandi di Cililin

Whisnu Pradana - detikJabar
Rabu, 29 Jul 2026 15:17 WIB
Foto: Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. detikcom)
Bandung Barat -

Polisi memburu tiga orang yang diduga merupakan pengeroyok Irvan Apandi Rukmana, seorang pemuda asal Kampung Perelas, Desa Budiharja, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tewas pada Selasa (28/7/2026).

Pemuda 28 tahun itu mengembuskan napas terakhir di RSUD Cililin usai dikeroyok dan dianiaya oleh terduga pelaku atas nama Igud dan dua orang temannya. Insiden penganiayaan yang dialami korban terjadi pada Minggu (26/7/2026).

"Saat ini penyelidikan terus berjalan, kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku berjumlah 3 orang. Saat ini masih dalam pengejaran," kata Kapolsek Cililin Iptu Isman Rusmandijanto saat dikonfirmasi, Rabu (29/7/2026).

Isman mengatakan pengeroyokan terhadap korban oleh ketiga pelaku berawal saat mereka terlibat cekcok. Namun pemicu cekcok antara korban dan pelaku masih dalam pendalaman kepolisian.

"Sementara informasinya cekcok karena makanan, karena saat itu korban sedang makan lalu didatangi oleh para pelaku. Namun masih terus didalami motif sebenarnya apa, karena terduga pelaku dan korban ini saling kenal," kata Isman.

Ia mengatakan korban tewas setelah dianiaya menggunakan tangan kosong oleh para pelaku. Korban yang jatuh tersungkur dengan kondisi luka di bagian dalam dan luar tubuhnya sempat mendapatkan perawatan medis.

"Korban dianiaya menggunakan tangan kosong, namun akhirnya tersungkur dengan hidung dan telinga mengeluarkan darah. Sempat dirawat selama 2 hari, namun meninggal dunia kemarin," kata Isman.




(sud/sud)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork