Gerombolan bermotor meresahkan membawa senjata tajam di Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Aksi tersebut terekam kamera warga dan videonya viral di sosial media.
Dari video yang diterima detikJabar, Kamis (9/7/2026), nampak gerombolan tersebut berboncengan tiga dalam satu motor. Terlihat gerombolan tersebut bermunculan beberapa motor sambil membunyikan klakson.
Terlihat para gerombolan tersebut mengacung-ngacungkan senjata tajam dengan jumlah yang banyak. Mereka terlihat mondar-mandir dan sambil melakukan komunikasi dengan gerombolan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang merekam aksi tersebut harus susah payah dan ngumpet diantara pagar. Perekam tersebut nampak ketakutan melihat aksi yang dilakukan gerombolan motor tersebut.
"Mararawa parang euy (pada bawa parang)" kata perekam video.
Aksi gerombolan motor tersebut diketahui terjadi pada Minggu (5/7/2026) lalu. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan terkait adanya gerombolan motor meresahkan.
"Iya itu kejadiannya Minggu 5 Juli kemarin," ujar Kapolsek Baleendah, AKP Hendri Noki, kepada awak media, Kamis (9/7/2026).
Pihaknya mengungkapkan, para gerombolan motor tersebut sempat terlibat bentrok sebelum ke wilayah Rancamanyar. Kata dia, mereka terlibat bentrok di wilayah lain, yakni di kawasan Kopo.
"Jadi informasi awal dari masyarakat, kejadian viral itu dia sebelumnya melakukan di Kopo, ya kan. Di Kopo, jadi lari ke Rancamanyar. Nah, di situ dihalau oleh warga masyarakat Rancamanyar," katanya.
Hendri menyebutkan sejumlah warga masyarakat telah mengingatkan gerombolan tersebut supaya tidak berulah. Setelah itu gerombolan tersebut langsung pergi mengendarai sepeda motor.
"Dipastikan warga Rancamanyar tidak ada korban dari aksi itu," jelasnya.
Dia menduga gerombolan motor tersebut merupakan para pelajar. Menurutnya pada aksi tersebut kondisinya tengah dalam libur sekolah.
"Kalau indikasi, ini bukan geng motor, ini baru indikasi ya kan. Baru indikasi, anak sekolah. Karena libur sekolah," kata Hendri.
Hendri menambahkan, saat ini Polisi sudah melakukan penyelidikan terkait adanya aksi tersebut. Dirinya menginginkan aksi tersebut tidak terjadi dan situasi tetap kondusif.
"Iya kami lagi dilakukan penyelidikan dulu ya," pungkasnya.
(yum/yum)
