Curi-Jual 34 Motor ke Selatan Cianjur, 6 Pelaku Curanmor Diringkus

Curi-Jual 34 Motor ke Selatan Cianjur, 6 Pelaku Curanmor Diringkus

Ikbal Slamet - detikJabar
Senin, 01 Jun 2026 21:01 WIB
Puluhan sepeda motor hasil curian diamankan
Puluhan sepeda motor hasil curian diamankan. (Foto: Ikbal Selamet)
Cianjur -

Enam pelaku pencurian sepeda motor diringkus di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Terungkap puluhan unit sepeda motor yang dicuri para pelaku dijual melalui media sosial seharga Rp 2 juta ke wilayah selatan Cianjur.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari beberapa laporan kehilangan sepeda motor akibat aksi pencurian yang terjadi di depan toko swalayan, pasar, hingga rumah pribadi. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya menangkal enam orang pelaku yakni JS (36), DR (27), J (32), MS (30), WG (28), dan RM (40).

"Total ada enam tersangka yang kami ringkus. Mereka beraksi di beberapa wilayah, mulai dari Cianjur kota, Karangtengah, Cilaku, hingga Cianjur selatan," ujar dia, Senin (1/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, para pelaku beraksi secara berkelompok. Dalam aksinya, ada pelaku yang bertugas mengawasi target dan lainnya menggasak sepeda motor korban.

ADVERTISEMENT

"Dari pengakuannya mereka beraksi minimal dua orang dalam satu kelompokmya. Satu pelaku mengamati calon korban dan mengikutinya untuk memastikan korban sibuk dengan aktivitasnya. Setelah itu, pelaku yang bertugas membuntuti akan memberikan kabar ke rekannya untuk segera membobol kunci dan membawa kabur sepeda motor korban," kata dia

Dia mengungkapkan dalam beberapa bulan beraksi, keenam tersangka berhasil mencuri sekitar 34 unit sepeda motor. "Mereka cukup berpengalaman, sehingga banyak sepeda motor yang telah dicuri," kata dia.

Alexander menjelaskan sepeda motor hasil curian tersebut dijual para pelaku melalui media sosial. Rata-rata pembeli berasal dari Cianjur selatan.

"Dijual dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta per unit, tergantung jenis sepeda motor. Kebanyakan dijual ke wilayah Cianjur selatan," kata dia.

Menurutnya, uang hasil penjualan digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Para pelaku ini tidak bekerja, jadi untuk kebutuhan sehari-hari mereka tutupi dari hasil mencuri sepeda motor," kata dia.

Alexander menuturkan selain keenam tersangka, pihaknya juga masih memburu dua pelaku lainnya yang berperan sebagai penadah dan penjual. "Ada dua pelaku lagi, masih kami buru. Secepatnya kami akan tangkap," kata dia.

Atas perbuatannya, lanjut dia, pada pelaku dijerat dengan Pasal 447 ayat 1 dan 2 KUHP. "Pelaku terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara," kata dia.

Motor Hasil Curanmor Dikembalikan ke Pemilik

Sebanyak 34 unit sepeda motor hasil curian berhasil diamankan Polres Cianjur usai enam tersangka pencurian diringkus. Beberapa unit sepeda motor yang berhasil teridentifikasi pun dikembalikan ke pemiliknya.

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi, mengatakan usai mengamankan barang bukti, pihaknya langsung mengidentifikasi pemilik dari kendaraan yang dicuri para pelaku.

"Kami berhasil mengidentifikasi beberapa diantaranya. Dan tadi ada dua orang yang datang, langsung kami serahkan pada pemiliknya," kata dia.

Menurut dia, pihaknya akan mengumumkan kendaraan-kendaraan yang berhasil diamankan polisi agar segera diambil para pemiliknya.

"Silakan yang merasa kehilangan sepeda motor. Bisa datang ke Mapolres Cianjur dengan disertai membawa surat-surat kendaraan. Informasi kendarannya juga akan kami sampaikan di media sosial Polres," kata dia.

"Kami tidak hanya membekuk pelakunya, tapi mengembalikan sepeda motor pada pemiliknya," tambahnya.

Ahin (45), mengatakan, sepeda motor matic miliknya hilang beberapa pekan lalu saat diparkir di Pasar Induk Cianjur. Dia bersyukur kendarannya bisa ditemukan dan kembali kepadanya.

"Tentu bersyukur dan senang, sepeda motor saya yang hilang ditemukan, kemudian bisa kembali ke saya, dan pelakunya ditangkap," kata dia.

Senada, Mahmud Basit (21), mengaku bahagia sepeda motor yang hilang dua bulan lalu di halaman parkir toko swalayan bisa kembali ke tangannya.

"Hilangnya saat parkir di toko swalayan. Momennya menjelang Idul Fitri. Jadi lebaran tanpa kendaraan. Tapi bersyukur sekarang sudah ada lagi, bisa digunakan lagi untuk bekerja," pungkasnya.

(sud/sud)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads