Tiga kendaraan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puncak, Kampung Warungbawang, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jumat (29/5/2026) malam. Kecelakaan yang diduga dipicu salah satu mobil mencoba menyalip dalam posisi tidak aman tersebut menyebabkan enam orang luka-luka.
Informasi yang dihimpun detikJabar, kecelakaan tersebut bermula ketika mobil Rush yang belum diketahui nomor polisinya tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cianjur menuju Puncak sekitar pukul 22.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat melintas jalan menurun, mobil tersebut melambung dan masuk ke lajur berlawanan. Di waktu bersamaan, mobil pikap bernomor polisi F 8908 YK dan sepeda motor bernomor polisi F 3067 WF melaju dari arah Puncak menuju Cianjur.
Jarak kendaraan yang sudah berdekatan membuat tabrakan tak terhindarkan. "Awalnya mobil rush menabrak bagian kanan depan pikap. Kemudian menghantam sepeda motor yang berada di belakang pikap. Setelahnya mobil rush berwarna putih oleng dan menabrak tebing di kiri jalan," ujar Iyus (37), warga sekitar, Jumat (29/5/2026).
Menurut dia, laju kendaraan diduga sangat kencang, sebab suara tabrakan tersebut terdengar hingga radius puluhan meter. "Suara tabrakannya kencang. Saya dari dalam warung saya kaget, begitu melihat keluar mobil sudah mengeluarkan asap dan beberapa orang terkapar di jalan," kata dia.
Pian Sopian (51), Ketua RT 03/04 Kampung Warungbawang, menuturkan kecelakaan tersebut membuat enam orang mengalami luka dan dibawa ke puskesmas serta rumah sakit.
"Total ada enam orang yang luka. Empat orang penumpang Pikap, satu orang penumpang mobil rush, dan satu orang pengendara sepeda motor. Paling parah pengendara sepeda motor, kaki kirinya patah," kata dia.
Sementara itu, Kanit Gakkum Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengatakan pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan tersebut. Namun, diduga pengendara mobil Rush kurang waspada saat berkendara hingga melakukan manuver atau kurang berhati-hati saat mengambil lajur kanan untuk mendahului.
"Beberapa orang mengalami korban luka dalam kecelakaan tersebut, tidak ada korban jiwa. Untuk penyebabnya masih didalami. Tapi kami menghimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan agar tetap berhati hati dan waspada dan tidak melakukan manuver atau mengambil jalur kanan untuk mendahului, dan bila tidak memungkinkan agar tetap melaju di jalurnya, serta yang perlu diingat agar tetap menjaga keselamatan berkendara karena keluarga menunggu di rumah," pungkasnya.
(iqk/iqk)
