Jatuh ke Septic Tank, Pencuri Motor di Purwakarta Tewas Dihajar Warga

Jatuh ke Septic Tank, Pencuri Motor di Purwakarta Tewas Dihajar Warga

Dian Firmansyah - detikJabar
Minggu, 31 Mei 2026 08:06 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: Dok.Detikcom)
Purwakarta -

AJ (27) Warga Desa Citeko, Plered, Purwakarta tewas usai jadi bulan-bulanan massa, ia kepergok mencuri sepeda motor di halaman rumah warga Galumpit, Tegalwaru.

Bukannya menyerahkan diri, AJ malah kabur menggunakan motor hasil curian, alhasil ia terjatuh dari sepeda motor saat kabur sejauh 4 KM. Warga lain desa yang mengira ada insiden kecelakaan menolong AJ, namun AJ malah kabur dengan cara berlari.

"Awalnya warga tidak tahu kalau itu pencuri. Bahkan sempat ditolong dan diberi minum karena mengira korban kecelakaan," ujar Kepala Desa Tegalsari, Iip Sarifudin, ditemui detikJabar di rumahnya, Sabtu (30/5/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iip menceritakan ketegangan terjadi saat pelaku berhasil ditangkap, sejumlah warga yang mengejar dari lokasi awal kejadian datang sambil meneriaki pria tersebut sebagai pencuri.

"Pemilik motor yang hilang dan warga yang mengejar datang sambil berteriak bahwa itu pencuri. Spontan masyarakat emosi dan situasi menjadi tidak terkendali," katanya.

ADVERTISEMENT

Pelaku sempat berusaha melarikan diri kembali saat hendak mendapat pertolongan. Dalam pelariannya, pelaku dikabarkan terjatuh ke dalam septic tank sebelum akhirnya diamankan warga.

"Sempat lari lagi, lalu jatuh ke septic tank. Setelah itu massa semakin banyak dan pelaku diamankan warga," ungkapnya.

Iip menyebutkan, kemarahan warga diduga dipicu maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

"Kasus curanmor di sini memang sering terjadi. Ada warga yang kehilangan motor saat mencari rumput, ada juga yang kehilangan motor saat bekerja di sawah. Mungkin karena sering terjadi, ketika ada pelaku yang tertangkap, emosi warga langsung meledak," katanya.

Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sekitar pukul 06.00 WIB.

"Saat personel Polsek Plered tiba di lokasi, satu orang yang diduga pelaku curanmor ditemukan dalam kondisi tidak bergerak. Selanjutnya dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Ali.

Dari hasil penyelidikan awal, kata dia, dua terduga pelaku diketahui berboncengan dan mencoba membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi T-6448-CT milik warga.

Aksi tersebut dipergoki warga yang kemudian melakukan pengejaran hingga salah seorang pelaku terjatuh dan menjadi sasaran amukan massa.

Polisi, kata Ali, turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam milik terduga pelaku, satu unit sepeda motor Honda Beat milik korban, satu kunci T, dua anak kunci T, serta sebuah kunci motor yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu satu terduga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri," kata Ali.

(yum/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads