Sebuah insiden memilukan sekaligus mengiris hati terjadi di kawasan Jalan LLRE Martadinata, pusat Kota Bandung. Seorang nenek berusia 80 tahun berinisial JNG, tewas mengenaskan justru di tangan adik kandungnya sendiri.
Lansia tersebut menjadi korban penganiayaan brutal di dalam rumahnya, yang bahkan aksi berdarahnya sempat disaksikan langsung oleh anggota keluarga lain dari balik jendela.
Peristiwa kelam yang merobek keheningan di wilayah Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung pada Senin (18/5) lalu itu bermula saat korban dianiaya hingga kritis. Saat dievakuasi dari lokasi kejadian, JNG ditemukan sudah dalam kondisi bersimbah darah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pihak keluarga sempat melarikan korban ke salah satu rumah sakit di Kota Bandung untuk mendapatkan pertolongan medis, nyawa wanita renta tersebut pada akhirnya tak tertolong saat sedang menjalani masa perawatan.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengonfirmasi adanya tindak pidana maut yang menelan korban jiwa di lingkup keluarga tersebut.
"Benar telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia," kata Anton, Kamis (21/5/2026).
Tak butuh waktu lama usai tragedi itu terungkap, pihak kepolisian langsung bergerak mengamankan terduga pelaku.
Mengingat tersangka yang juga berjenis kelamin perempuan itu adalah adik kandung korban, penyidik kini mengambil langkah kehati-hatian dengan mengobservasi kondisi psikologisnya secara intensif.
"Saat ini kita sedang melakukan tes kejiwaan terhadap terduga pelaku, apakah ada kelainan jiwa atau tidak," ujarnya.
Guna merangkai kepingan kronologi secara utuh di balik kasus penganiayaan tragis ini, penyidik Polrestabes Bandung telah memanggil orang-orang yang berada di dalam rumah tersebut saat kejadian.
"Saksi-saksi sudah selesai kita periksa. Tiga orang ART," pungkasnya.
