Viral Oknum Polisi Mabuk Ngamuk Bawa Pistol-Samurai di Garut

Viral Oknum Polisi Mabuk Ngamuk Bawa Pistol-Samurai di Garut

Hakim Ghani - detikJabar
Rabu, 20 Mei 2026 10:33 WIB
Tangkapan layar video viral oknum anggota polisi ngamuk di Garut
Tangkapan layar video viral oknum anggota polisi ngamuk di Garut (Foto: Istimewa)
Garut -

Seorang pria yang diduga mabuk, mengamuk dan menyerang lapak pedagang di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Garut. Pria tersebut diduga merupakan oknum anggota Polri.

Kejadian ini berlangsung di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, pada Selasa, (19/5) sore kemarin.

Kejadiannya menjadi perbincangan publik setelah direkam oleh sejumlah masyarakat, dan disebarkan melalui media sosial sejak Selasa, malam kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dilihat detikJabar, Rabu (20/5/2026) pagi dalam video berdurasi lebih dari 2 menit tersebut merekam aksi seorang pria berkaus abu-abu tengah membawa senjata tajam jenis samurai.

ADVERTISEMENT

Pria ini terlihat sempoyongan sambil mencak-mencak, sembari mengeluarkan kata-kata kasar dan menodongkan samurai tersebut.

Tak lama berselang, sejumlah warga yang berada di lokasi berhasil melumpuhkannya. Pria itu jadi sasaran amukan massa, sebelum akhirnya diamankan oleh sejumlah anggota Polsek Tarogong Kaler yang datang ke lokasi.

Dezan (27), salah seorang pedagang yang menyaksikan kejadian itu bercerita, peristiwa ini berlangsung sekitar jam 17.00 WIB.

"Enggak tau apa masalahnya, tiba-tiba datang dan mengamuk," ujar Dezan.

Suasana menjadi mencekam saat lelaki yang turun dari mobil tersebut mencabut samurai dan mengacungkannya kepada warga di sana.

Menurut Dezan, pria tersebut sempat merusak tenda pedagang dan pintu sebuah warung yang ada di TKP.

"Ada tenda pedagang yang dirusak," katanya.

Wilma, pedagang lainnya yang ada di Jalan Letjen Ibrahim Adjie menjelaskan, saat kejadian itu, tenda jualan es teler milik kakak iparnya yang menjadi korban.

"Kakak saya sempat hampir kena bacok. Tapi beruntung tidak kena," ujar wanita berumur 30 tahun tersebut.

Wilma menjelaskan pria itu datang membawa senjata tajam dan pistol. Pernyataan Wilma tersebut diperkuat dengan rekaman video amatir lainnya, yang merekam kejadian tersebut.

Seperti dilihat detikJabar, dalam video tersebut, setelah lelaki tersebut tumbang dihajar massa, seseorang mencabut pistol yang masih terbungkus dalam sarungnya, dari pinggang pria tersebut.

Terkait kejadian ini, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengaku akan melakukan penelusuran. Sementara Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto membenarkan kejadian tersebut. Menurut Yugi, saat ini yang bersangkutan sedang diobati.

"Karena ada luka. Baru nanti setelah itu akan kami lakukan pemeriksaan," ucap Yugi kepada detikJabar.




(dir/dir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads