Pria di Sukabumi Tewas Dikeroyok, Diduga Motif Balas Dendam

Pria di Sukabumi Tewas Dikeroyok, Diduga Motif Balas Dendam

Siti Fatimah - detikJabar
Minggu, 03 Mei 2026 14:27 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Sukabumi -

Seorang pria berinisial R (30) tewas dikeroyok secara brutal di wilayah Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Selain dianiaya dan ditusuk, korban sempat diseret oleh para pelaku. Polisi menduga aksi ini dipicu motif balas dendam.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Cibeureum, RT 03 RW 03, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja. Lokasi kejadian tepat berada di sekitar Pool Bus MGI, Jalan Raya Sukaraja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Betul, telah terjadi dugaan tindak pidana pengeroyokan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli kepada detikJabar, Minggu (3/5/2026).

Korban merupakan warga Kampung Babakan Limbangan, Desa Sukaraja, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian. Sebelum pengeroyokan terjadi, ia dilaporkan sempat terlibat cekcok dengan sejumlah orang di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula saat korban melintas di Jalan Raya Sukaraja. Ia kemudian diteriaki oleh salah satu terduga pelaku berinisial M. Adu mulut pun pecah hingga berujung pada aksi pengeroyokan. "Terduga pelaku langsung memukul korban secara bersama-sama," ujar Ade.

Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa sehari sebelum kejadian, tepatnya pada Jumat (1/5), korban diduga sempat menganiaya M di kawasan Simpang Goalpara. Akibatnya, M mengalami luka sobek di wajah hingga harus mendapat 10 jahitan.

"Motif sementara diduga karena balas dendam, terkait kejadian penganiayaan sehari sebelumnya," jelasnya.

Usai dikeroyok, saksi sempat berupaya membawa korban ke RS Hermina. Namun, setibanya di depan rumah sakit, korban sudah tidak sadarkan diri dan dinyatakan meninggal dunia setelah diperiksa tim medis.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban mengalami tiga luka tusuk di tubuh serta luka memar dan sobek di wajah. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari sebilah pisau kecil, ponsel korban, botol minuman keras, sepatu bot, hingga kendaraan roda tiga milik korban.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan maut tersebut.

"Pelaku masih dalam lidik. Kami juga telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi," pungkas Ade.

(iqk/iqk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads