Puluhan WNA Kabur dari Kepungan Aparat di Resort Sukabumi

Puluhan WNA Kabur dari Kepungan Aparat di Resort Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Selasa, 14 Apr 2026 08:21 WIB
Penginapan yang diduga menjadi tempat WNA asal China menjalankan operasi siber ilegal di Sukabumi
Penginapan yang diduga menjadi tempat WNA asal China menjalankan operasi siber ilegal di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Cianjur -

Operasi penggerebekan puluhan Warga Negara Asing (WNA) yang diduga terlibat aktivitas siber ilegal di penginapan Grand Desa Resort kawasan Cimaja, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi berakhir antiklimaks.

Puluhan WNA yang mayoritas berasal dari China tersebut dilaporkan melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.

Informasi yang dihimpun, pihak Imigrasi Sukabumi sempat menghubungi awak media pada Selasa 14 April 2026 dini hari sekitar pukul 01.46 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas memberikan sinyal darurat bahwa para WNA tersebut terendus sedang bersiap-siap untuk melarikan diri dari lokasi penginapan.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, suasana penginapan sudah tampak sepi dari aktivitas para WNA tersebut. Pihak Imigrasi menyebutkan bahwa para WNA asing itu telah melarikan diri sebelum pengepungan dilakukan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

Di lokasi kejadian, petugas hanya mendapati satu orang WNA yang tertinggal. Kepada petugas, pria asing tersebut mengaku baru saja tiba di lokasi dan berdalih tidak mengetahui apa-apa terkait aktivitas rekan-rekannya yang lain.

Meski kehilangan jejak sebagian besar target, petugas menemukan barang bukti kuat berupa satu unit mobil bak terbuka di area penginapan. Di atas kendaraan yang sudah tertutup terpal tersebut, ditemukan puluhan monitor dan PC yang sudah tersusun rapi dan diduga akan ikut dibawa kabur.

Kondisi barang bukti yang sudah tertata di atas mobil menunjukkan adanya upaya pembersihan lokasi secara terburu-buru oleh kelompok tersebut. Belum diketahui secara pasti ke mana arah pelarian puluhan WNA yang sebelumnya menempati sekitar 10 kamar di hotel tersebut.

Hingga saat ini, satu orang WNA yang berhasil diamankan beserta kendaraan berisi perangkat komputer tersebut masih diamankan pihak Imigrasi Kelas 1 Non TPI Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas masih melakukan pengembangan di lapangan guna melacak keberadaan para WNA yang kabur.

(sya/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads