Kejadian tragis menimpa Heni Nurhayani (45) warga Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Rabu (11/4/2026).
Perempuan ini ditemukan warga terkapar bersimbah darah di selokan kawasan pesawahan sekitar kampungnya. Padahal sebelumnya, janda ini pamit kepada keluarganya untuk membersihkan makam anaknya.
Beruntung keberadaan Heni yang terluka ini segera diketahui warga yang melintas. Dia segera ditolong dan sampai sore ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya. Di sisi lain polisi masih berusaha keras mengusut kejadian ini. Polisi masih mencari siapa pelaku dan motif di balik perbuatan sadis ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua RT 02/RW04 Kelurahan Cipawitra, Aep mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di selokan dekat sawah.
"Tangannya luka terlihat akibat senjata tajam, wajahnya juga berlumuran darah, di pinggangnya juga ada luka," kata Aep.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu langsung dilaporkan Aep ke polisi. Petugas Polsek Mangkubumi segera datang dan langsung membawa korban ke rumah sakit.
"Langsung dinaikkan ke mobil polisi, saat itu kondisinya terlihat masih sadar," kata Aep. Meski demikian korban tidak sempat menjelaskan apa yang telah menimpanya.
Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Joni Jonansa membenarkan adanya kejadian itu. Polisi menurut dia sudah melakukan langkah-langkah penanganan. Mulai dari mengevakuasi korban hingga melakukan olah TKP.
"Laporan dari masyarakat ada seorang perempuan yang tergeletak di selokan tengah sawah. Oleh petugas Polsek Mangkubumi dibantu masyarakat langsung dibawa ke RSUD," kata Joni.
Baca juga: Kandas Sudah Cinta Duda Palsu Asal Lamongan |
Kondisi korban kata Joni sudah pingsan dan luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.
"Untuk kondisi korban sudah pingsan. Korban mengalami luka di wajahnya lebam-lebam mungkin bekas pukulan. Terus tangannya yang sebelah kiri luka diduga bekas senjata tajam, sepertinya korban dianiaya menggunakan senjata tajam, ditangkis oleh korban sehingga tangannya luka," kata Joni.
Namun saat ini, kondisi korban mulai stabil. Sudah siuman meski belum sepenuhnya pulih.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sebelum kejadian korban pamit dari rumah hendak ke tempat pemakaman. Korban berniat membersihkan makam anaknya, yang belum lama ini meninggal.
"Alhamdulilah kondisi korban sudah sadar ditangani oleh tim medis RSUD dr. Soekardjo, tapi belum sepenuhnya pulih. Menurut keterangan keluarganya, waktu mau pergi itu, korban berbicara ke keluarganya mau ke makam anaknya, mau membersihkan makam anaknya yang belum lama meninggal," papar Joni.
Sementara itu terkait siapa pelakunya dan motif di balik insiden itu, Joni masih menunggu hasil penyelidikan anggota Satreskrim.
"Kita sudah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti dan saksi saksi di sekitar. Mudah-mudahan segera terungkap," kata Joni.
(yum/yum)
