Kecelakaan maut yang terjadi di Gebang Tol Karawang Barat pada 30 Juli 2025 lalu telah disidangkan. Terdakwanya, Mamat (39), dinyatakan bersalah dan divonis 2 tahun pidana penjara setelah menewaskan seorang WN Jepang bernama Yukihiro Nabae (63).
Saat kejadian, Mamat merupakan sopir truk dump bernomor polisi B 9596 UQA yang bermuatan limbah abu bekas pembakaran batu bara (fly ash) seberat 27,640 ton. Sementara korban duduk di kursi penumpang mobil Toyota Voxy B 2052 FBB yang dikemudikan Abu Aziz.
Dikutip detikJabar dari salinan putusan PN Karawang, Jumat (27/2/2026), kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 17.35 WIB. Saat itu, Mamat sedang melaju dari Tol Cikampek menuju Pintu Tol Karawang Barat.
Di saat bersamaan, mobil korban turut melaju di gerbang tol sebelahnya. Setelah menyelesaikan transaksi pembayaran tol, laju mobil korban yang dikemudikan Abu Aziz selanjutnya berada di depan truk Mamat di jalur keluar.
Mamat tak menyangka mobil korban mengurangi kecepatan karena terjadi kepadatan lalu lintas. Ia kemudian panik karena saat itu truk yang dikemudikannya hanya berjarak 4 meter di belakang mobil korban.
Mamat sebetulnya mencoba mengurangi kecepatan dengan menginjak pedal rem truk yang dikemudikannya. Namun, usaha itu sia-sia lantaran beban muatan yang dibawanya.
Alhasil, Mamat lebih memilih membanting setir ke kiri hingga truk itu menabrak dua tiang besi dan tembok beton pengaman gardu gerbang tol Karawang Barat. Akibatnya, truk itu oleng hingga kemudian terbalik miring yang langsung menimpa mobil korban.
Limbah abu bekas pembakaran batu bara langsung menimbun korban di lokasi kejadian. Nyawa Yukihiro Nabae tak bisa diselamatkan hingga dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan salinan putusan, Mamat ternyata sudah mengetahui ada kerusakan pada sistem pengereman truk dump yang dikemudikannya. Hingga pada pukul 10.30 WIB sebelum kejadian, Mamat mencoba mengganti selang pipa rem untuk mengatasi masalah tersebut.
Namun dari hasil investigasi, upaya Mamat dinyatakan sia-sia. Ada kebocoran pada relay valve saat pedal rem ditekan, hingga menyebabkan pengereman tidak optimal.
(ral/orb)