Besi penutup saluran air yang berada di Jalan Setiabudhi, No 295, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung raib digondol 'rayap besi'. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (28/1/2026) dini hari.
Kejadian ini menjadi viral, setelah rekaman CCTV aksi pencurian fasilitas publik ini dibagikan sejumlah akun media sosial (medsos) Instargam di Kota Bandung.
Seperti yang sudah disiapkan dengan matang, pelaku dalam kejadian ini berjumlah lebih dari dua orang. Para pelaku menggunakan truk dalam mengangkut barang curiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari informasi yang diterima detikJabar, lubang itu ada di depan sebuah tempat usaha. Jaraknya sekitar 50-100 meter dari Terminal Ledeng.
Salah satu pekerja Alkiew (33) mengatakan, tutup saluran air ini ada di jalan provinsi. Seperti dalam video, dia menyebut pelaku berjumlah lebih dari satu orang.
"Kurang lebih 7-8 orang, memakai truk," katanya kepada wartawan.
Dia mengaku kaget, karena pencurian ini dilakukan dengan menggunakan truk. Lokasi pencurian berada di jalur penghubung Bandung ke Subang via Lembang, sehingga tak aneh jika banyak truk lalu lalang di sana. Oleh karena itu, Alkiew menyebut tak menaruh curiga saat ada truk yang terparkir di pinggir jalan.
"Datang dari arah bawah UPI ke Lembang. Setelah diambil, besi dinaikkan ke truk,beratnya sekitar 20 kilogram," ujarnya.
Satpol PP Akan Tingkatkan Patroli
Kasatpol PP Kota Bandung Bambang Sukardi belum menerima laporan pencurian tutup saluran air itu. Namun menurutnya, aksi tersebut melanggar pidana.
"Itu melanggar hukum, itu aset pemkot. Saya menyesalkan dan itu tidak bisa dibiarkan," kata Bambang saat dihubungi detikJabar.
Bambang menyebut, berkaca dari kejadian ini patroli kewilayahan yang dilakukan Satpol PP tingkat kecamatan dan linmas tingkat kelurahan harus gencar dilakukan.
"Patroli kewilayahan, Patroli Satgas Linmas harus terus digalakan. Linmas di kelurahan harus berikan sosialisasi kepada masyarakat," ujarnya.
Tak hanya Satpol PP, Linmas atau pihak kepolisian, menurut Bambang masyarakat juga harus peduli terutama pengurus RT dan RW yang harus getol melakukan koordinasi dengan aparat kewilayahan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Untuk meningkatkan patroli di kewilayahan, tinggal bagaimana ketua RW berkolaborasi dengan Satgas Linmas, terutama pengamanan aset umum, itu melanggar perda dan itu bisa kena sanksi," ujarnya.
Bambang mencontohkan, tak hanya besi penutup air. Sebelumnya pihaknya mendapatkan laporan mur di Flyoer Nurtanio hilang.
"Kemarin mur flyover, sekarang ini, pernah juga galian, dibawa kabel tembaganya," pungkasnya.
Polisi Telusuri
Polsek Sukasari, Polrestabes Bandung sudah melakukan pengecekan TKP pencurian besi yang digunakan untuk penutup saluran air di Jalan Setiabudi-Lembang, Bandung, Rabu (28/1/2026).
Kapolsek Sukasari Kompol Ni Wayan Mirasni membenarkan kejadian itu dan pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
"Sudah dicek, itu punya Telkom," kata Wayan dihubungi melalui sambungan telepon.
Dalam pengecekannya ke TKP, Wayan juga mengeumpulkan barang bukti seperti rekaman CCTV dan memintai keterangan sejumlah saksi. Wayan juga mendorong pemilik tutup saluran aliran air itu untuk melakukan pelaporan dan pihaknya akan memfasilitasi pelaporan tersebut.
"Sudah diundang untuk buat LP, tapi belum datang," ujarnya.
Wayan juga membenarkan jika pelaku berjumlah lebih dari dua orang dan menggunakan mobil truk saat membawa besi di lokasi kejadian.
"Sudah di cek, saja (yang dicari). Tapi itu cukup besar, sekitaran segitu (berat sekitar 20 kilogram)," tambahnya.
Informasi pada berita ini telah diperbarui pada Kamis 28 Januari 2026 pukul 18.17 WIB.
(wip/yum)
