Suara Keluarga Lansia yang Tewas Dihajar Pencuri di Cibiru

Suara Keluarga Lansia yang Tewas Dihajar Pencuri di Cibiru

Wisma Putra - detikJabar
Selasa, 13 Jan 2026 12:30 WIB
Suara Keluarga Lansia yang Tewas Dihajar Pencuri di Cibiru
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Edi Wahyono)
Bandung -

Ade Dedi (62), warga Kampung Lio, Kelurahan Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, dilaporkan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di RSUD Bandung. Ia menjadi korban penganiayaan oleh pencuri, Dika Restu Wibowo (21), warga Bogor.

Korban sempat dinyatakan kritis setelah bagian rahangnya dipukul Dika dengan tangan kosong. Peristiwa ini terjadi di halaman minimarket kawasan Bundaran Cibiru, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Selasa (6/1) dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum menganiaya korban, Dika diketahui hendak melakukan pencurian di minimarket tersebut. Karena tidak terima ditegur, Dika terlibat cekcok dan langsung memukul korban hingga ambruk.

Cucu korban, Linda (19), mengatakan bahwa kejadian itu bermula saat pelaku terpergok mencuri. Kakeknya datang ke minimarket tersebut dalam kapasitasnya sebagai petugas keamanan kewilayahan.

ADVERTISEMENT

"Ada pencurian di Alfamart. Pelaku menyembunyikan makanan di jaket seperti yang terlihat di CCTV. Abah saya keamanan di sana, niatnya cuma ingin meluruskan karena beliau Linmas, namun malah berujung kekerasan," kata Linda saat dikonfirmasi, Selasa (13/1).

Linda menyebutkan, usai dipukul, kakeknya pingsan dan langsung diboyong ke RSUD Bandung. Ia memastikan kakeknya mengalami luka yang sangat serius di bagian kepala.

"Setahu aku pecah pembuluh darahnya," ujarnya.

Linda menegaskan kakeknya sama sekali tidak mengenal pelaku. Meski pelaku kini sudah ditangkap pihak kepolisian, pihak keluarga meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Tidak kenal sama sekali karena pelaku bukan orang asli Bandung. Kami ingin ada keadilan terkait hukumannya," ucap Linda.

Linda menambahkan, kakeknya sudah dimakamkan di TPU dekat UIN SGD Bandung pada Sabtu (10/1) lalu. Di mata keluarga, korban dikenal sebagai sosok yang sangat bersahaja.

"Sangat baik, bertanggung jawab, dan perhatian," pungkasnya.




(wip/sud)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads