Dua Anggota Geng Motor Pembacok Warga Sukabumi Ditangkap!

Dua Anggota Geng Motor Pembacok Warga Sukabumi Ditangkap!

Siti Fatimah - detikJabar
Kamis, 24 Nov 2022 12:30 WIB
Anggota geng motor pembacok warga Sukabumi diperiksa polisi.
Anggota geng motor pembacok warga Sukabumi diperiksa polisi. (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Dua anggota geng motor yang membacok warga Lamping, Kota Sukabumi ditangkap petugas Unit Sat Reskrim Polsek Citamiang Resor Sukabumi Kota.

Mereka adalah SS (21) dan RMM (21). Kedua warga Limusnunggal, Cibeureum, Kota Sukabumi ini ditangkap di dua tempat yang berbeda.

RMM ditangkap di sebuah warung di Kampung Pasirmunding Gegerbitung. Sedangkan SS ditangkap di rumahnya di Gunungkarang, Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.


"Alhamdulilah, Polres Sukabumi Kota, dalam hal ini Polsek Citamiang berhasil mengungkap dan menangkap dua terduga pelaku penganiayaan yang terjadi pada Minggu dini hari kemarin," ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, Kamis (24/11/2022).

"Tentunya ini merupakan keberhasilan tugas yang patut diapresiasi, karena sebagaimana kita ketahui pula bahwa kasus penganiayaan sangat meresahkan masyarakat," sambungnya.

Dari mereka, polisi menyita dua sepeda motor yang digunakan saat melakukan aksi penganiayaan. Saat ini, keduanya diamankan di Polsek Citamiang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku terancam pasal 351 Jo pasal 170 KUHPidana tentang penganiayaan dan pengeroyokan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sekadar informasi, aksi geng motor di Sukabumi kembali membuat geger masyarakat. Kali ini, kawanan geng motor mengeroyok dan membacok dua pria berinisial S (20) dan S (18) hingga mengalami luka di telinga dan kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu berlangsung, Minggu (20/11/2022) dini hari sekitar pukul 00.12 WIB, di Lamping, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi. Video aksi geng motor itu juga sempat direkam warga setempat.

Kapolsek Citamiang Resor Sukabumi Kota AKP Arif Sapta Raharja membenarkan kejadian tersebut. Ada dugaan pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh geng motor. Menurutnya, aksi geng motor itu diketahui saat dirinya sedang melakukan patroli di sekitar lokasi.

"Tadi malam kita sudah melaksanakan patroli berkali-kali. Jadi tadi malam ada anggota geng motor yang lewat dan lihat warga nongkrong dia balik lagi. Menyerang ke warga, pada saat itu saya sedang melaksanakan patroli," kata Arif.

(orb/orb)