Sepasang Pria Pengedar Sabu Dibekuk Polisi Saat Sedang Berhubungan

Kota Sukabumi

Sepasang Pria Pengedar Sabu Dibekuk Polisi Saat Sedang Berhubungan

Siti Fatimah - detikJabar
Selasa, 04 Okt 2022 15:21 WIB
Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin saat penangkapan pasangan pengedar sabu
Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin saat penangkapan pasangan pengedar sabu (Foto: Siti Fatimah/detikJabar)
Sukabumi -

Dua orang pria berinisial EM (44) dan YS (41) digerebek Sat Narkoba Polres Sukabumi Kota saat melakukan hubungan tak senonoh di rumahnya, Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Mereka disinyalir sebagai pengguna sekaligus pengedar narkoba.

"Tersangka EM dan YS memiliki hubungan spesial antara keduanya. Itu ditemukan langsung oleh penyidik pada saat dilakukan penangkapan," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, Selasa (4/9/2022).

Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota AKP Wahyudi menambahkan, keduanya ditangkap pada Minggu (18/9) lalu pukul 18.30 WIB. Mereka kedapatan memiliki kristal putih sabu seberat 33,11 gram.


"Tersangka EM dan YS berusaha melarikan diri namun berhasil tertangkap oleh petugas kepolisian, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tersangka EM diketemukan barang bukti berupa sebuah Handbag merk ETC warna hitam di dalamnya berisikan sebuah kantong warna hitam berisi empat paket plastic krip bening ukuran sedang," ujar Wahyudi.

Adapun barang bukti lain yang berhasil diamankan dari tersangka EM di antaranya kristal putih sabu dalam empat paket plastic bening ukuran sedang, sebungkus plastic klip bening ukuran kecil di dalamnya berisikan Narkotika jenis kristal putih sabu sisa pakai, handpone merk OPPO warna hitam, sebuah timbangan digital, sepotong celana pendek cargo dan satu unit sepeda motor.

Sementara itu, dari tangan tersangka YS, polisi menyita sebuah buah Handpone merk VIVO warna hitam dan satu buah bong alat hisap sabu. Polisi menyebut, keduanya mendapatkan barang terlarang dari tersangka K yang saat ini berstatus buron.

"Didapat dari saudara K (belum tertangkap), dengan tujuan untuk diedarkan di Kota atau Kabupaten Sukabumi dengan cara di map atau ditempel. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti tersebut di bawa ke Kantor Polres Sukabumi kota guna pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Kedua tersangka LGBT itu dijerat pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara dan maksimal 20 tahun.



Simak Video "Polisi Gagalkan Peredaran 270 Kg Sabu Masuk ke RI"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/dir)