Dua Pria Ditangkap Usai Curi Uang Rp 1,9 M dari Mesin ATM Sukabumi

Dua Pria Ditangkap Usai Curi Uang Rp 1,9 M dari Mesin ATM Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Senin, 26 Sep 2022 11:55 WIB
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah menginterogasi salah seorang pelaku pencurian ATM
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah menginterogasi salah seorang pelaku pencurian ATM di Sukabumi (Foto: Syahdan Alamsyah/detikJabar)
Sukabumi -

Polisi menangkap dua orang pria berinisial AS dan R, keduanya pencuri uang di dalam Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di sejumlah lokasi di Sukabumi. Keduanya diketahui bekerja di salah satu perusahaan jasa pengisian uang di ATM untuk suatu bank pelat merah.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan total kerugian mencapai Rp 1,9 miliar, keduanya beraksi dalam kurun waktu selama 1 tahun. Mereka melakukan aksinya secara bertahap, mengambil sejumlah uang dari dalam ATM.

"Alhamdulillah kita ungkap kasus besar, pencurian ATM pencurian uang di ATM senilai Rp 1,9 miliar dua sudah ditangkap satu lagi DPO. ATM bank di 6 Tempat Kejadian Perkara," kata Kapolres Dedy didampingi Kasatreskrim AKP Dian Purnomo, Senin (26/9/2022).


Dedy menjelaskan para pelaku beraksi di sejumlah ATM yang berada di minimarket dan sejumlah lokasi lainnya. "Jadi kedua tersangka bekerja di salah satu perusahaan (menyebut nama perusahaan jasa pengisian uang) yang mengelola ATM tersebut," ujar Dedy.

Ia menyebut pelaku menyasar ATM yang bermasalah, lantas membuka brankas uang di ATM dengan menggunakan kunci dari perusahaannya. Di sanalah pelaku mengambil uang tersebut.

"AS adalah pelaku utama, kemudian hasil kejahatan diserahkan ke tersangka R hasil kejahatan mereka membeli 7 unit kendaraan. Mereka kita jerat dengan pasal 363 KUHP 7 tahun penjara," sambung Dedy.

Sementara itu, AKP Dian Purnomo menambahkan para pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Mereka beroperasi selama 1 tahun dan mengambil uang dari ATM secara bertahap.

"Kita dari hasil penyelidikan melalui identitas pelaku, kita lakukan pelacakan hingga akhirnya kita amankan pelaku di Cianjur dan Sukabumi. Mereka sudah beroperasi selama tahun. Selain membeli kendaraan mereka juga menggunakan uang untuk bermain judi slot dan togel," kata Dian.

(sya/yum)