Wanita Bandung Dibunuh, Tangan Diikat-Mulut Disumpal Kain!

Wanita Bandung Dibunuh, Tangan Diikat-Mulut Disumpal Kain!

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 22 Sep 2022 14:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi pembunuhan (Foto: Dok.Detikcom)
Bandung -

Dede Rohayah (62), warga Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, ditemukan tewas, Rabu (21/9) pagi. Wanita tersebut menjadi korban pembunuhan.

detikJabar mendatangi TKP, Kamis (22/9/2022) siang. Peristiwa pembunuhan ini terjadi di sebuah rumah berlantai dua yang di bawahnya merupakan warung yang berada di pemukiman padat penduduk.

Rolling door yang ada di warung tersebut dalam kondisi tertutup dan garis polisi sudah terpasang di area rumah. "Enggak tahu (kejadiannya gimana), ketemu pagi, biasanya Pukul 05.45 WIB sudah buka, (warungnya), kemarin Pukul 06.00 WIB belum buka," kata menantu korban Eli (37) kepada wartawan.


Mengetahui warung belum buka, Eli pun penasaran dan langsung mendatangi rumah mertuanya. "Pas dibuka sudah tidak terkunci pintunya, tapi enggak ada yang rusak dan kuncinya masih di dalam, pas masuk ke dalam sudah dalam kondisi acak-acakan," ucapnya.

Korban diduga menjadi korban pembunuhan dan perampokan. Pasalnya, uang milik korban hilang.

"Ada yang hilang, uang salah satunya, uang yang disimpan di kaleng Kong Guan, hilang semuanya," kata Eli.

Tidak ada luka yang di tubuh korban, saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan disekap. "Engga ada (luka). Tapi tangannya terikat, kakinya diikat dan mulutnya disumpal kain. Ini rumah dua tingkat. Itu korban posisinya di atas. Tangan diikat lakban, kaki diikat sarung," tutur Eli.

Kapolsek Bojongloa Kidul Kompol Ari Purwantono membenarkan informasi tersebut. "Iya betul di daerah Kebonlega kalau. Korbannya kurang lebih umurnya 60-an tahun, namanya Dede Rohayah," kata Ari dikonfirmasi wartawan via sambungan telepon.

Ari menyebut, kejadian ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. "Masih dalam penyelidikan. Kita pemeriksaan saksi-saksi," ujarnya.

Saat ditanya apakah korban mengalami luka, Ari menyebut hasil autopsi belum keluar. "Hasil autopsi belum," ucap Ari.



Simak Video "Ahli Pidana: Terdakwa Pembunuhan Tak Bisa Jadi Justice Collaborator"
[Gambas:Video 20detik]
(wip/dir)