Aa Umbara Jalani Isolasi Sebelum Dijebloskan ke Sel Lapas Sukamiskin

Aa Umbara Jalani Isolasi Sebelum Dijebloskan ke Sel Lapas Sukamiskin

Wisma Putra - detikJabar
Kamis, 01 Sep 2022 10:58 WIB
Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang COVID-19, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan anaknya, Andri Birawa mengenakan rompi tahanan dengan tangan terborgol di di Gedung KPK Jakarta, Jumat (9/4/2021. Keduanya ditahan KPK dalam perkara dugaan suap terkait pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19. Aa Umbara diduga menerima suap Rp 1 miliar terkait kasus ini.
Eks Bupati Bandung Barat Aa Umbara (Foto: Ari Saputra)
Bandung -

KPK mengeksekusi eks Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna ke Lapas Klas 1A, Sukamiskin, Kota Bandung. Ia divonis lima tahun kurungan penjara.

Kepala Lapas Sukamiskin Elly Yuzar mengatakan, tidak ada perlakuan khusus untuk Aa Umbara selama menjalani hukuman di Lapas Sukamiskin.

"Enggak ada, sama saja semua, siapa pun yang masuk," kata Elly via sambungan telepon, Kamis (1/9/2022).


Elly juga menambahkan, saat pertama masuk ke Lapas Sukamiskin Aa Umbara harus menjalani isolasi terlabih dahulu.

"Sudah selesai isolasi," ujarnya.

Dikutip dari detikNews, Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, masa pidana Aa Umbara bakal dikurangi masa penahanan saat penyidikan.

"Eksekusi putusan dilakukan dengan memasukkan terpidana tersebut ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin untuk menjalani pidana badan selama 5 tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani," kata Ali kepada wartawan.

Selain itu, Ali menyebut Aa Umbara diwajibkan membayar denda sebesar Rp 250 juta dan uang pengganti sebesar Rp 2,3 miliar.

"Terpidana juga dibebankan kewajiban untuk membayar pidana denda sebesar Rp 250 juta dan uang pengganti sebesar Rp 2,3 miliar," tutup Ali.

Diberitakan sebelumnya, Aa Umbara divonis atas kasus korupsi pengadaan barang bantuan sosial (Bansos) COVID-19. Hakim Pengadilan Tipikor Bandung menghukum Aa Umbara dengan vonis 5 tahun. Di tingkat kasasi, hukuman Aa Umbara tetap sama. Akan tetapi, hakim mencabut hak politik dari Aa Umbara.

(wip/yum)